Ekonom Sebut RDMP Balikpapan Bisa Tumbuhkan Kepercayaan Investor untuk Berinvestasi di Sektor Energi

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Sejumlah akademisi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) menyoroti peran penting proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dalam upaya Indonesia menuju swasembada energi. 

Peneliti dari Laboratorium Rekayasa Termal dan Sistem Energi (RTSE) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Ary Bachtiar Krishna Putra, menilai RDMP Balikpapan sebagai proyek kilang yang signifikan dari sisi kapasitas dan teknologi dalam menekan ketergantungan pada impor BBM.

“RDMP Balikpapan meningkatkan kapasitas kilang dari sekitar 250 ribu barel per hari menjadi lebih dari 300 ribu barel per hari. Dengan peningkatan ini, sebagian kebutuhan BBM nasional yang sebelumnya dipenuhi dari impor kini bisa ditutup dari dalam negeri,” ujar Ary dalam diskusi bertema "Sasembada Energi di Era Prabowo: Antara Agenda Strategis dan Tantangan Implementasi" di Surabaya, Minggu (1/2/2026).

Selain peningkatan kapasitas, Ary menekankan keunggulan teknologi yang digunakan RDMP. Kilang Balikpapan kini mampu mengolah residu minyak yang sebelumnya tidak termanfaatkan secara optimal oleh kilang-kilang lama.

“Teknologi residu catalytic cracking memungkinkan sisa pengolahan minyak diproses kembali menjadi bahan bakar. Ini membuat kilang jauh lebih efisien dan memaksimalkan setiap barel minyak mentah yang diolah,” katanya.

Ary juga menilai fleksibilitas bahan baku menjadi keunggulan lain RDMP. Kilang Balikpapan dapat mengolah minyak mentah dari berbagai kualitas dan menghasilkan BBM berstandar Euro 5 yang lebih ramah lingkungan.

“Dulu, minyak dengan kandungan sulfur tinggi sulit diolah. Sekarang, berbagai jenis crude oil bisa diproses dan hasil akhirnya tetap memenuhi standar kualitas tinggi,” jelas Ary.

Dari perspektif ekonomi, ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Hendry Cahyono, menilai RDMP Balikpapan berpotensi memberikan efek berantai yang luas bagi perekonomian nasional.

Penghematan devisa akibat berkurangnya impor BBM dinilai dapat memperkuat fondasi fiskal negara.

“Kalau impor BBM bisa ditekan, belanja devisa negara berkurang. Dana yang selama ini keluar untuk impor bisa dialihkan untuk kebutuhan APBN lain yang lebih produktif,” kata Hendry.

Ia menambahkan, meskipun saat ini Indonesia masih menghadapi selisih antara kebutuhan dan produksi BBM, kehadiran RDMP memberi ruang untuk mempersempit jarak tersebut secara bertahap.

“Kebutuhan BBM nasional memang besar, sementara produksi masih terbatas. Tetapi dengan kilang-kilang baru dan peningkatan kapasitas seperti RDMP Balikpapan, gap antara permintaan dan produksi bisa semakin dipersempit,” ujarnya.

Hendry juga menilai keberhasilan RDMP dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi sektor energi di Indonesia. Menurutnya, proyek ini bisa menjadi pilot project penting bagi pengembangan energi ke depan.

“Kalau RDMP berjalan tepat waktu dan produksinya optimal, kepercayaan investor akan meningkat. Ini sinyal bahwa Indonesia serius dan mampu mengelola investasi besar di sektor energi,” ucap Hendry.

Sementara itu, dosen dan peneliti kebijakan publik Unesa, Ahmad Nizar Hilmi, melihat RDMP Balikpapan sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju swasembada energi.

Namun, ia menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan agar manfaat proyek benar-benar dirasakan di dalam negeri.

“RDMP adalah langkah penting, tetapi swasembada energi tidak hanya soal kilang. Yang juga harus dipastikan adalah ketersediaan minyak mentah dan orientasi pemanfaatannya untuk kebutuhan domestik,” kata Nizar.

Menurut Nizar, kebijakan energi perlu disertai tata kelola yang kuat agar hasil pengolahan kilang tidak kembali bergantung pada mekanisme pasar ekspor semata.

“Kalau orientasinya jelas untuk konsumsi dalam negeri dan diikuti kebijakan pendukung yang konsisten, RDMP bisa menjadi tulang punggung kemandirian energi nasional,” ujarnya.

Ia menilai proyek ini juga membuka ruang bagi penguatan kebijakan lintas sektor, mengingat energi tidak hanya berkaitan dengan satu kementerian, melainkan menyangkut industri, fiskal, lingkungan, dan pembangunan daerah.

“Energi adalah isu strategis negara. RDMP memberi momentum untuk menyatukan kebijakan hulu hingga hilir agar tujuan swasembada benar-benar tercapai,” tutur Nizar.

Dengan berbagai dampak teknis, ekonomi, dan kebijakan tersebut, RDMP Balikpapan dinilai menjadi salah satu proyek kunci yang membawa Indonesia semakin dekat dengan cita-cita swasembada energi.

Tantangan ke depan adalah memastikan keberlanjutan proyek ini sejalan dengan kepentingan nasional dan kebutuhan masyarakat luas. Byb

Berita Terbaru

Jelang Arus Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Cek Kesiapan Pos Pelayanan Bunder

Jelang Arus Mudik Lebaran, Kapolres Gresik Cek Kesiapan Pos Pelayanan Bunder

Kamis, 12 Mar 2026 16:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Menyambut arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Gresik mulai memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan bagi m…

Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Brong

Polres Blitar Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Brong

Kamis, 12 Mar 2026 16:24 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 16:24 WIB

Hasil OPS Pekat dan Keselamatan Semeru 2026   SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Blitar Kota  musnahkan ribuan botol m…

PTKN Datangi Balai Kota, Dorong Sinergi Pengembangan SDM dan Ekonomi Kreatif 

PTKN Datangi Balai Kota, Dorong Sinergi Pengembangan SDM dan Ekonomi Kreatif 

Kamis, 12 Mar 2026 15:55 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 15:55 WIB

‎‎SURABAYAPAGI, Madiun – Organisasi kemasyarakatan Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) mendatangi Balai Kota Madiun untuk melakukan audiensi dengan Pelaksana Tu…

Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal

Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal

Kamis, 12 Mar 2026 15:06 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah…

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Kota Mojokerto Jalin Kerja Sama dengan Kejari

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Kota Mojokerto Jalin Kerja Sama dengan Kejari

Kamis, 12 Mar 2026 15:04 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – DPRD Kota Mojokerto menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto di bidang Hukum Perdata d…

Gugatan PT MSS Kandas, PN Kabupaten Kediri Tidak Berwenang Mengadili Gugatan Sengketa Bisnis

Gugatan PT MSS Kandas, PN Kabupaten Kediri Tidak Berwenang Mengadili Gugatan Sengketa Bisnis

Kamis, 12 Mar 2026 14:41 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Gugatan PT Matahari Sedjakti Sejahtera (PT MSS) terhadap PT Sekar Pamenang (PTSP) terkait sengketa bisnis kerjasama pemasaran…