SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka mendongkrak pengembangan sektor pariwisata, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, memanfaatkan bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto kepada penerima manfaat akan digunakan sebagai becak wisata, karena Pemkot Madiun saat ini sedang mengembangkan sejumlah destinasi wisata religi.
"Pemkot Madiun akan berkolaborasi dengan Yayasan GSN agar bagaimana becak listrik ini menjadi becak wisata. Ini tentunya akan membangun perekonomian yang lebih besar, baik tempat wisata yang menjadi destinasi maupun bapak penarik becaknya," jelas Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun, Senin (08/02/2026).
Sebelumnya, becak wisata tersebut akan diujicobakan pada H-7 puasa, utamanya di tempat wisata religi Masjid Kuno Taman dan Masjid Kuno Kuncen Kota Madiun. Sehingga, untuk mewujudkan wacana tersebut, Pemkot Madiun segera membangun sejumlah fasilitas pendukung untuk mempermudah akses wisatawan yang ingin berkeliling mengunjungi tempat wisata di Kota Madiun.
"Yang pasti ini akan diuji coba dulu. Target saya pada H-7 puasa ini kita bisa trial (ujicoba)," kata dia.
Perlu diketahui, bantuan becak listrik tersebut merupakan bentuk apresiasi dan kecintaan Presiden Prabowo terhadap para tukang becak yang sudah berusia lanjut, namun mereka tetap bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga.
Diketahui, tahun 2027 nanti ditargetkan program becak listrik tersebut sudah selesai sesuai pendataan populasi pengemudi becak di seluruh Indonesia yang mencapai 80 ribu. Dan diharapkan bantuan tersebut bisa memberikan kesejahteraan kepada penarik becak, khususnya yang berusia lanjut sekaligus menggerakkan ekonomi dan pariwisata daerah. md-02/dsy
Editor : Redaksi