Jelang Tahun Baru Imlek, Perajin Barongsai di Sidoarjo Kebanjiran Orderan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu perajin barongsai yang kebanjiran orderan menjelang Imlek. SP/ SDA
Ilustrasi. Salah satu perajin barongsai yang kebanjiran orderan menjelang Imlek. SP/ SDA

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang perayaan tahun baru Imlek, sejumlah perajin barongsai asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kebanjiran orderan (pesanan) dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, barongsai buatannya telah dikirim hingga luar Pulau Jawa, seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu pengrajin barongsai, Yulius Setiawan (38), warga Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo menyebut mampu menyelesaikan puluhan unit barongsai. Untuk tahun ini saja, ia mengerjakan sekitar enam unit barongsai dan tiga kepala naga atau leang-leong.

Sementara itu, untuk proses pembuatan barongsai tidak bisa dilakukan secara cepat. Pasalnya,dalam proses produksi, Yulius mengandalkan bahan-bahan dari dalam negeri untuk rangka dan sebagian besar material utama.

Dan untuk satu kepala barongsai, Yulius membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Sementara untuk kepala naga yang ukurannya lebih besar dan detail, waktu pengerjaan bisa hampir dua bulan.

"Kalau lagi banyak pesanan, saya kerja dari siang, sore, sampai malam. Satu kepala barongsai rata-rata satu bulan, kalau naga bisa lebih lama karena badan dan detailnya panjang," ujarnya, Selasa (10/02/2026).

Namun, ia mengaku masih harus mengimpor beberapa aksesori karena belum tersedia di Indonesia. "Aksesori seperti mata, jenggot, dan pom-pom bulu masih harus impor dari luar negeri, sebagian dari China. Di dalam negeri belum ada yang produksi seperti itu," jelas dia.

Sedangkan menyoal, harga satu unit kepala barongsai yang dilengkapi dengan aksesori impor tersebut bervariasi, tergantung kualitas dan ketebalan bahan. Untuk satu set tertentu, biayanya bisa mencapai Rp 4 juta hingga Rp 6 juta. Ia berharap tren peningkatan pesanan barongsai ini terus berlanjut seiring makin banyaknya kelompok seni barongsai yang tumbuh di berbagai daerah. sd-02/dsy

Berita Terbaru

Proses Jemur Brem di Madiun Terhambat, Produksi Banyak Andalkan Oven

Proses Jemur Brem di Madiun Terhambat, Produksi Banyak Andalkan Oven

Selasa, 10 Feb 2026 12:55 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Akibat curah hujan yang masih tinggi ditambah cuaca ekstrem yang tidak menentu mengakibatkan proses produksi brem di Desa Kaliabu,…

Warga Jember Tanam Puluhan Pohon Pisang, Wujud Aksi Protes Jalur Provinsi Rusak

Warga Jember Tanam Puluhan Pohon Pisang, Wujud Aksi Protes Jalur Provinsi Rusak

Selasa, 10 Feb 2026 12:10 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat jalanan rusak di tengah jalan raya provinsi embuat sejumlah warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember, nekat menanam…

Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir

Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir

Selasa, 10 Feb 2026 11:48 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi selama lebih dua jam mengakibatkan kawasan lereng Gunung Bromo menyebabkan banjir…

Difitnah Ibu-ibu Lecehkan Siswi SD, Kini Penjual Dawet di Mojokerto Takut Jualan

Difitnah Ibu-ibu Lecehkan Siswi SD, Kini Penjual Dawet di Mojokerto Takut Jualan

Selasa, 10 Feb 2026 10:55 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Baru-baru ini viral unggahan video yang diupload seorang ibu-ibu yang menuduh seorang penjual es dawet bernama Slamet Riyadi (61)…

BPBD Pacitan Uji Coba Peringatan Dini Tsunami Usai Diguncang Gempa hingga M 6,4

BPBD Pacitan Uji Coba Peringatan Dini Tsunami Usai Diguncang Gempa hingga M 6,4

Selasa, 10 Feb 2026 10:40 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai langkah kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa bumi yang sempat mengguncang hingga M 6,4 membuat BPBD Pacitan bergerak…

Terdampak Tanah Longsor, BPBD Situbondo Catat Dua Rumah Warga Rusak Parah

Terdampak Tanah Longsor, BPBD Situbondo Catat Dua Rumah Warga Rusak Parah

Selasa, 10 Feb 2026 10:18 WIB

Selasa, 10 Feb 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Terdampak bencana tanah longsor akibat curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya longsor di dua desa…