Bahan Alam Dicampur Kimia Ditemukan BPOM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - 41 Obat bahan alam (OBA) dicampur bahan kimia obat (BKO) ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sepanjang November hingga Desember 2025. Temuan ini didapat dari pengawasan intensif selama dua bulan, termasuk penelusuran langsung ke fasilitas produksi dan distribusi.

Dari 2.923 sampel yang diperiksa termasuk obat bahan alam, obat kuasi dan suplemen kesehatan.

"Produk yang diklaim jamu ternyata mengandung zat aktif obat keras. Ini pelanggaran hukum sekaligus ancaman nyata bagi kesehatan," tegas Taruna dalam keterangannya, Selasa (10/2/2026).

BPOM telah menertibkan fasilitas produksi, distribusi, hingga ritel.

BPOM menemukan:

32 produk mengandung BKO pada November dari 1.087 sampel

9 produk mengandung BKO pada Desember dari 1.836 sampel

Seluruh produk yang terdeteksi dinyatakan ilegal. Sebagian besar tanpa izin edar (TIE), bahkan mencantumkan nomor izin edar (NIE) palsu atau fiktif.

Temuan ini menambah daftar panjang di 2025. BPOM mencatat telah menguji 11.654 produk OBA dan SK selama Januari hingga Desember 2025. Hasilnya, 206 produk terbukti mengandung BKO.

Tren BKO yang paling sering disisipkan antara lain: Risiko Serius: Hati, Ginjal, Jantung hingga Kematian.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan, penggunaan BKO dalam OBA sangat berbahaya karena dikonsumsi tanpa pengawasan medis.

Beberapa dampak yang bisa terjadi tergantung dari penggunaan bahan kimia obat yang ditemukan:

Sildenafil: gangguan penglihatan, sakit kepala, serangan jantung, kematian

Deksametason & parasetamol: osteoporosis, gangguan mental, kelainan darah, kerusakan hati

Sibutramin: tekanan darah naik, denyut jantung meningkat, sulit tidur. Dan penggunaan jangka panjang: kerusakan hati dan ginjal permanen. ec/rmc

Berita Terbaru

Permintaan Sapi Kurban di Pasar Jetis Ponorogo Meningkat Jelang Idul Adha

Permintaan Sapi Kurban di Pasar Jetis Ponorogo Meningkat Jelang Idul Adha

Senin, 18 Mei 2026 10:46 WIB

Senin, 18 Mei 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, terjadi lonjakan aktivitas jual beli ternak di Pasar Hewan Jetis, Ponorogo, Jawa Timur…

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juara Thailand Open 2026! Leo/Daniel mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung,…

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan rutin Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden, Rabu…

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

surabayapagi.com :  Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember sukses menyedot perhatian puluhan ribu warga. Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa gelaran …

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto menyinggung nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah hingga tembus Rp…

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Siti Annisafa Oceania menjadi sorotan dalam momen wisuda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 12-13 Mei 2026 lalu. Ia menjadi…