Tradisi Sakral ‘Manusuk Sima’, Jadi Penguat Kuat Sejarah Berdirinya Kabupaten Nganjuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah remaja menggelar teatrikal saat upacara tradisi Manusuk Sima dalam peringatan HUT ke-1.089 Nganjuk di Candi Lor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ
Sejumlah remaja menggelar teatrikal saat upacara tradisi Manusuk Sima dalam peringatan HUT ke-1.089 Nganjuk di Candi Lor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. SP/ NGJ

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Kabupaten Nganjuk menyimpan banyak sejarah yang sangat kental hingga sakral. Salah satunya tradisi sakral ‘Manusuk Sima’. Tradisi sakral ini menjadi acara inti dari peringatan Hari Jadi ke-1.089 Kabupaten Nganjuk, yang berakar dari Prasasti Anjuk Ladang bertanggal 10 April 937 Masehi.

Prosesi sakral tersebut disambut antusias sebanyak ratusan warga dan jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga turut memadati lokasi. Dalam prosesi ini merekonstruksi upacara penetapan sima atau tanah bebas pajak yang pernah dilakukan masyarakat Anjuk Ladang pada masa Kerajaan Mataram Medang, Senin (13/04/2026).

Sebanyak arak-arakan menjadi pembuka prosesi, menggambarkan kebersamaan antara Raja Mataram Pu Sindok bersama para pejabat kerajaan dan rakyat Anjuk Ladang. Rombongan berjalan menuju bangsal witana di Candi Sri Jayamerta atau Candi Lor, dipimpin Makudur selaku pemimpin upacara yang membawa dupa, didampingi Widhihti sebagai asisten.

Sesampainya di gerbang candi, rombongan disambut Tari Maheswara sebagai bentuk penghormatan. Prosesi dilanjutkan dengan pemberian hadiah atau pasak kepada para saksi upacara, mulai dari raja, pejabat kerajaan, hingga kepala desa dan undangan yang hadir.

Memasuki inti upacara, Makudur memimpin ritual Manusuk Sima dengan membakar dupa, membanting telur di batu sima, serta menebar debu ke angkasa sambil melafalkan sumpah kutukan. Tak lupa, Bupati Nganjuk, Marhaen pun juga turut menegaskan jika, prosesi ini menjadi pengingat kuat akan sejarah panjang berdirinya Kabupaten Nganjuk.

Sehingga, tradisi ini menjadi penanda penting dalam sejarah berdirinya wilayah tersebut. Selain itu, pemerintah daerah menjadikan Manusuk Sima sebagai daya tarik wisata sejarah dan budaya yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkuat identitas budaya lokal Kabupaten Nganjuk. ng-01/dsy 

Berita Terbaru

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Rupiah Terjun ke Level Rp18 Ribu, Pedagang di Pasar Surabaya Ngeluh Merugi

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp18.000 menjadi sorotan. Bahkan, sejumlah…

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Bagi para pecinta aktivitas berkemah saat berlibur atau berakhir pekan, wajib mengunjungi Ranu Regulo yang saat ini menjadi…

Terkendala Penundaan Anggaran, TPS di Pasar Pojok Alami Keterlambatan Pembangunan

Terkendala Penundaan Anggaran, TPS di Pasar Pojok Alami Keterlambatan Pembangunan

Minggu, 07 Jun 2026 12:57 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat kebijakan penundaan penyerapan anggaran pascaoperasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Tulungagung pada April…

Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penguat Sektor Ekonomi Berbasis Wisata

Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penguat Sektor Ekonomi Berbasis Wisata

Minggu, 07 Jun 2026 12:39 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan tari kolosal Segoro Topeng Kaliwungu 2026 tidak hanya sebagai agenda seni budaya, namun juga menjadi penggerak…

Masuki Masa Tua, Pemkab Madiun Ajak Lansia Terapkan Pola Hidup Sehat dan Mandiri

Masuki Masa Tua, Pemkab Madiun Ajak Lansia Terapkan Pola Hidup Sehat dan Mandiri

Minggu, 07 Jun 2026 12:28 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Memasuki masa tua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur mengajak masyarakat lanjut usia setempat selalu menerapkan pola…