Jadi Identitas Ragam Budaya, Pusat Batik Banyuwangi Hadir di Tengah Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono tengah mengunjungi salah satu gerai batik khas Banyuwangi yang ada di pusat kota. SP/ BYW
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono tengah mengunjungi salah satu gerai batik khas Banyuwangi yang ada di pusat kota. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Jika membicarakan terkait ragam budaya, termasuk Kain batik, saat ini masih terus eksis. Salah satunya di Banyuwangi yang kini menjadi identitas budaya masyarakat di wilayah tersebut. Bahkan, untuk akses terhadap wastra otentik lokal semakin mudah dengan hadirnya Pusat Batik Banyuwangi di jantung kota. Tepatnya berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 263, di depan kantor Pemkab Banyuwangi, Jawa Timur.

Pusat batik ini Di tempat ini, tersedia ratusan kain batik hingga produk fesyen siap pakai dengan beragam motif khas, seperti Gadjah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, hingga Kopi Pecah, mulai dari gaya tradisional hingga modern. Teknik pembuatannya juga lengkap, dari batik tulis, lukis, cap, hingga kombinasi.

Sehingga, kehadiran gedung ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong kesejahteraan perajin. Tak heran jika Pemkab Banyuwangi terus mendorong pengembangan batik lokal melalui berbagai program. Mulai dari workshop dan pelatihan dengan kurator nasional, fasilitasi keikutsertaan dalam ajang fesyen, hingga dukungan pemasaran digital dan akses permodalan.

"Gedung Pusat Batik ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol komitmen dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka jalan bagi kesejahteraan para perajin batik lokal," ujar Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Rabu (15/04/2026).

Dan sekarang, upaya tersebut membuahkan hasil. Kini, ekosistem batik Banyuwangi semakin berkembang dengan hadirnya banyak perajin, desainer, serta pasar yang semakin luas. Bahkan, batik juga telah masuk ke dalam pendidikan vokasi di daerah.

Sementara itu, pengelola Pusat Batik Banyuwangi, Ratri Jawaness, menyebut galeri ini buka setiap hari pukul 08.00-21.00 WIB. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas dan nilai filosofinya. "Semua batik yang masuk telah dikurasi agar benar-benar mencerminkan budaya Banyuwangi," ujarnya.

Sedangkan untuk memperluas pemasaran, pihaknya juga memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk melalui situs resmi. Selain galeri, Pusat Batik Banyuwangi juga dilengkapi co-working space yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan kegiatan kreatif bagi pelaku industri lokal. by-01/dsy

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…