Tanggapi Aksi Balap Liar, Pemkab Situbondo Bakal Sanksi Tegas Pelajar yang Terlibat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah memimpin kegiatan rutin rapat Selasaan bersama OPD di Ruang Intelegency Room Pemkab Situbondo. SP/Foto:Novi Husdinariyanto
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah memimpin kegiatan rutin rapat Selasaan bersama OPD di Ruang Intelegency Room Pemkab Situbondo. SP/Foto:Novi Husdinariyanto

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Menindaklanjuti aksi balap liar yang mulai tidak kondusif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, akan memberi sanksi tegas bagi pelajar yang terlibat dengan mulai dari teguran, membersihkan lingkungan sekolah, hingga tidak diizinkan mengikuti ujian, karena selain meresahkan masyarakat juga membahayakan nyawa pelajar serta nyawa pengguna jalan lainnya.

"Bagi pelajar yang terlibat aksi balap liar awalnya akan ada teguran, kedua membersihkan lingkungan dan selanjutnya jika masih mengulangi lagi, tidak diizinkan mengikuti ujian atau kartu ujian dicabut," jelas Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Rabu (08/07/2026).

Sementara itu, pemerintah daerah setempat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah melakukan musyawarah dengan Satlantas Polres Situbondo, terkait aksi balap liar yang masih terjadi di sejumlah lokasi di daerah setempat yang melibatkan pelajar. Sehingga, Pemkab membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan tenaga pendidik.

"Aksi balap liar yang kemarin disidangkan di Pengadilan Negeri Situbondo, dan yang terlibat didenda masing-masing Rp3 juta itu sudah tepat," kata Wabup Ulfiyah.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Situbondo Sopan Efendi menambahkan akan segera melakukan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP untuk membahas sanksi tersebut. Pihaknya juga menegaskan jika setiap sekolah mempunyai buku catatan pelanggaran siswa, sedangkan bagi siswa yang terlibat dalam aksi balap liar maka akan masuk buku catatan pelanggaran siswa, mulai pelanggaran ringan, sedang, hingga berat.

"Besok kami akan bertemu dengan MKKS tingkat SMP dan akan membahas soal ini, tapi kalau untuk siswa SMA sederajat, kami akan koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan jenjang SMA wilayah Situbondo," katanya. st-02/dsy

Berita Terbaru

Tak Cuma Presiden, Listyo Cs Diduga Juga Sadap Pengusaha Hingga Media

Tak Cuma Presiden, Listyo Cs Diduga Juga Sadap Pengusaha Hingga Media

Rabu, 04 Nov 2026 07:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Bareskrim Polri mengungkap kronologi dugaan tindak pidana penyadapan secara ilegal, penghapusan data elektronik, serta ilegal akses …

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…