HUT Kejaksaan, PMII Madiun Hadiahi Sapu dan Jebakan Tikus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PMII Madiun hadiahi Kejaksaan Kabupaten Madiun sapu dan jebakan tikus sebagai simbol kritik dan pesan moral penegakan hukum di Indonesia. SP/Waf
PMII Madiun hadiahi Kejaksaan Kabupaten Madiun sapu dan jebakan tikus sebagai simbol kritik dan pesan moral penegakan hukum di Indonesia. SP/Waf

i

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Bukan karangan bunga atau ucapan seremonial. Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Madiun memilih sapu dan jebakan tikus sebagai "Kado" untuk kejaksaan pada momentum hari lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. 
‎
‎Kado tersebut disampaikan oleh Pengurus PC PMII Madiun saat mendatangi sekaligus bersilaturahmi dan audiensi dengan kejaksaan kabupaten Madiun, Kamis (3/9/2026). Kedatangan mereka diterima Kasi Intel Kejari Kabupaten Madiun, Mohamad Fikri Nuriana.
‎
‎Ketua PC PMII Madiun, Kariendra Wisnu Wardana, menyampaikan sapu dan jebakan tikus sengaja dipilih sebagai simbol kritik, pesan moral sekaligus harapan bagi aparat penegak hukum.
‎
‎Menurutnya, sapu menjadi simbol harapan agar segala bentuk praktik korupsi dan persoalan yang mengganggu kepentingan masyarakat dapat benar-benar dibersihkan.
‎
‎Sementara jebakan tikus dimaknai sebagai pengingat bahwa keberanian dalam mengungkap dan menindak pelaku korupsi harus berlaku kepada siapa pun, tanpa pandang bulu.
‎ 
‎Kariendra menilai kritik terhadap kejaksaan tidak seharusnya dianggap sebagai bentuk kebencian. Justru kritik merupakan bagian dari kepedulian masyarakat terhadap lembaga penegak hukum yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keadilan.
‎
‎“Masih ada harapan agar institusi penegak hukum terus berbenah dan menjalankan tugasnya dengan penuh keberanian,” kata Kariendra.
‎
‎Momentum ulang tahun Kejaksaan juga diharapkan menjadi ruang untuk melakukan evaluasi internal. PMII Madiun mendorong Kejaksaan agar semakin transparan dalam menjalankan tugas serta tidak ragu mengungkap perkara yang menyangkut kepentingan masyarakat.
‎
‎“Semoga keberanian untuk mengoreksi diri menjadi lebih besar daripada keinginan untuk mempertahankan citra. Tidak boleh ada lagi penegakan hukum yang tebang pilih,” tegasnya.
‎
‎PMII Madiun berharap Kejaksaan mampu menempatkan keadilan sebagai pijakan utama dalam setiap proses penegakan hukum.
‎
‎“Keadilan harus berdiri untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang memiliki kekuasaan,” pungkasnya. Waf

Tag :

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…