1 Jambret di Jalan Tidar Ditangkap, 1 Diburu

Deny alias Kiwil, pelaku jambret di Jalan Tidar pada Jum’at (18/12) malam berhasil diamankan polisi.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi penjambretan yang menyebabkan seorang bocah berusia 6 tahun mengalami luka parah di bagian kepala masih diusut pihak kepolisian. Bahkan kasus ini mendapat perhatian khusus dari Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir.

Ia mengungkapkan akan berusaha sebaik mungkin untuk menangkap pelaku. Hal itu diutarakannya saat menjenguk FK (korban) di RSAL dr Ramelan Surabaya pada Sabtu (19/12) lalu.

Omongan kapolres terbukti. Pada Minggu (20/12) malam, satu dari 2 pelaku penjambretan berhasil diringkus. Penangkapan pelaku penjambretan itu dibenarkan oleh Kasatreskrim Polrestabes SUrabaya AKBP Oki Ahadian.

“Benar sudah kami tangkap satu pelakunya. Satu lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya, Senin (22/12).

Pelaku yang ditangkap diketahui bernama Deny alias Kiwil. Saat beraksi, Kiwil berperan sebagai penarik tas (eksekutor). Polisi terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas di kakinya karena mencoba melawan saat dilakukan penangkapan.

Sebelumnya, aksi penjambretan terjadi di Jalan Tidar Surabaya pada Jum’at (18/12) malam sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang bocah berinisial FK (6) harus menjalani perawatan akibat luka serius dibagian kepala akibat terjatuh dari motor.

Saat itu FK dibonceng ibunya, Maria (33). FK duduk di belakang. Motor mereka melintas di Jalan Tidar sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat bersamaan ada dua orang laki-laki yang berboncengan memepet motor korban. Sejurus kemudian, satu pelaku menarik tas Maria.

Maria sendiri tidak mau menyerah. Dia berusaha mempertahankan tasnya, tarik-menarik tak terhindarkan.

Namun pada akhirnya, satu tarikan kuat si jambret membuat Maria terjungkal. Perempuan itu tidak bisa menjaga keseimbangannya, sehingga terjatuh dari motor bersama putrinya.

Luka yang dialami FK lumayan fatal. Kepalanya mengalami luka berat setelah menghantam aspal dan terseret sekitar 2 meter.

Kompol Oki menuturkan, jika ibu FK selamat dari peristiwa tersebut dan tas milik korban tidak berhasil dibawa pelaku penjambretan. "Tasnya tidak berhasil dibawa," tambahnya.

Agar kejadian tersebut tak terulang kembali, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika berkendara di jalan.

"Kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati di jalan saat berkendara, jangan membawa barang berharga dan hendaknya tas di simpan di jok sepeda motor kalau memakai sepeda motor," pungkasnya.