Arek Bonek Surabaya Ajak Masyarakat Jatim Peduli Bencana Semeru

Arek Bonek Surabaya saat menggalang dana peduli Semeru di jalan Sultan Iskandar Muda, Minggu (13/12/2020). SP/ Sammy Mantolas

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selain loyal mendukung Persebaya Surabaya bertanding di lapangan, Bonek juga memiliki jiwa kemanusian yang cukup tinggi.
 
Siapa yang mengira, suporter dari akronim bondo nekat ini, pasca mendengar kabar akan adanya aktivitas erupsi gunung Semeru secara spontan turun ke jalan menggalang dana bagi para korban yang terdampak erupsi.
 
"(Penggalangan dana) ini bentuk kepedulian kita, kita laksanakan secara serempak di seluruh Surabaya," kata Koordinator Penggalangan dana untuk wilayah Surabaya Barat, Cak Ipeng saat ditemui di Pegirian, Minggu (13/12/2020).
 
Penggalangan dana ini katanya, akan dilakukan dua kali yakni tanggal 13 Desember 2020 dan tanggal 20 Desember 2020.
 
Lebih lanjut ia sampaikan, untuk kegiatan kemanusian tidak perlu menunggu desakan dari orang lain namun harus dimulai dari dalam diri sendiri.
 
Hal inilah yang menjadi pegangan arek-arek Bonek saat turun ke jalan mengumpulkan dana bantuan sosial untuk semeru. Bermodalkan, baner bertuliskan "Pray for Merapi Semeru: Arek Bonek Peduli" dan beberapa kotak kardus, Cak Ipeng bersama kawan-kawan menggilir satu per satu pengendara yang berhenti di perempatan lampu merah Sultan Iskandar Muda, kelurahan Pegirian.
 
"Dari sini (pegirian) kita akan bergeser lagi ke perempatan Kenjeran," katanya
 
Menariknya, ketika ditanya batas waktu penggalangan dana untuk hari ini, Cak Ipeng membalas dengan kalimat pendek yang menyentuh hati.
 
"Pokoknya sampai kita capek mas, untuk kemanusiaan apapun akan dilakukan," ujarnya sembari terbahak.
 
Tak hanya itu, Cak Ipeng juga mengajak masyarakat di seluruh Jawa Timur untuk bersama-sama peduli dan tanggap terhadap bencana yang ada di Semeru. Ditambahlagi, bencana alam kali ini berbarengan dengan pandemi covid-19 sehingga tentu masyarakat Semeru akan sangat terbebani.
 
"Monggo seluruh arek-arek Suroboyo ayo kita kerjasama bantu penderitaan bencana alam yang ada di Indonesia khususnya di Semeru," ucapnya dengan aksen khas Surabaya.
 
Sebagai informasi, pada Sabtu (5/12/2020), sekira pukul 23.23 WIB, Gunung Semeru kembali memuntahkan awan panas guguran dengan jarak luncur 1500 meter.
 
Pemerintah Lumajang sendiri juga telah memperpanjang darurat bencana hingga 14 Desember 2020. Sem