Atlet Balap Sepeda Berprestasi yang kini Jadi Tukang Becak

Soeharto, mantan atlet balap sepeda saat menunjukkan mendali yang didapatnya. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Soeharto yang merupakan salah satu mantan atlet balap sepeda nasional yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional kini nasibnya tidak sejaya laju sepeda yang dikayuhnya.

kenangan menjadi juara SEA Games tak pernah dilupakan oleh Suharto. Di kediamannya yang sederhana itu, Suharto masih menyimpan rapi medali dan piagam penghargaan yang pernah dipeoleh dari berbagai ajang balap sepeda, baik nasional maupun internasional.

"Semuanya masih saya simpan dan sekali waktu kalau kangen, saya buka lagi kliping-kliping itu," ujarnya, Senin (23/8/2021).

Namun, nyatanya, karier manis Suharto pun harus berakhir pada 1981. Dia memutuskan untuk pensiun pada tahun itu. Setelah pensiun, untuk menyambung hidupnya, Suharto terpaksa harus jadi tukang becak hingga kini.

Sebelumnya, Suharto juga sempat menjadi kernet angkutan kota, membantu tetangganya berjualan ayam kampung, atau berjualan alat pendingin ruangan (AC) bekas.

Bersama istrinya, ia hidup sangat sederhana dan berpindah-pindah tempat kos. Mirisnya lagi, Suharto menderita penyakit hernia. Akan tetapi, dia tetap memaksakan untuk narik becak demi bisa makan bersama keluarganya.

Untuk menyiasati agar aktivitasnya tidak terlalu terganggu oleh penyakit itu, sehari-hari Suharto mengikat perutnya dengan karet ban yang diikat dengan dua balok kayu.

Dua balok kayu itulah yang menjadi alat untuk menyangga hernia di perutnya.

“Mau berobat ke dokter juga tidak ada uang. Penghasilan dari menarik becak sehari-hari ya cuma cukup buat makan,” katanya.

Suharto, pernah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dia menyabet dua medali emas di ajang SEA Games 1979 Malaysia untuk nomor Team Time Trial jarak 100 kilometer.

Bersama ketiga rekannya saat itu, tim balap sepeda Indonesia sukses menumbangkan Malaysia dan Thailand. Pencapaian manis Suharto tak hanya terjadi di SEA Games 1979.

Pada SEA Games 1977 yang berlangsung di Thailand, Suharto melambungkan nama Indonesia dengan menyabet dua medali perak. Dia mendapatkannya dari nomor jalan raya kategori beregu dan perorangan. Dsy15