Bangkitkan Kejayaan UKM Sepatu, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Inkubasi Sepatu

Inkubasi Wirausaha sepatu di gedung workshop alas kaki Surodinawan. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Inkubasi Wirausaha sepatu sebagai salah satu langkah pemulihan ekonomi di Kota Mojokerto, hari ini resmi dimulai. Senin (27/9/2021). Bertempat di gedung workshop alas kaki Surodinawan, pelatihan ini diikuti oleh 75 peserta, yang merupakan warga terdampak covid-19 dan penerima bantuan sosial (bansos).

Inkubasi yang dilaksanakan selama 6 bulan ini bertujuan menciptakan wirausahawan baru yang mampu memiliki daya saing. Dengan menghadirkan Narasumber dari Lembaga Sanggar Berani Usaha (SBU) Jogjakarta, Merryana Kusumawati, diharapkan dapat membangkitkan kembali Kota Mojokerto yang terkenal sebagai Kota Pengrajin Alas Kaki.

 

“Pemerintah Kota Mojokerto tidak hanya sekedar melatih, tapi juga mengantarkan sampai menjadi pengusaha. Kami akan terus mendampingi hingga bagaimana cara pemasaran, branding, dan pengelolaan sumber daya manusianya.” ungkap Ani Wijaya selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kota Mojokerto.

Nantinya para peserta akan dilatih untuk membuat sepatu, khususnya yang memiliki keunikan dan memiliki ciri khas, namun tanpa meninggalkan budaya majapahit, sehingga akan bisa bersinergi dengan pengrajin batik, rajut, bordir dan UKM lainnya.

“Tetap semangat mengikuti pelatihan sampai nantinya menjadi pengusaha sepatu, saya harap peserta dapat memaksimalkan pelatihan ini dan dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya” pesan nya. Dwi