Bareng Baim dan Raffi, HIPMI Bongkar Kiat Jitu Berbisnis

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming bersama dua pesohor ternama tanah air yaitu Raffi Ahmad dan Baim Wong.

SURABAYA PAGI, Jakarta – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia perbisnisan di Indonesia yang melemah akibat Covid-19, bareng dengan dua pesohor ternama Indonesia yaitu Raffi Ahmad dan Baim Wong. Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming berbagi kiat bisnis saat pandemi COVID-19 secara virtual melalui Live Instagram.

Mardani H Maming yang sekaligus founder PT Maming Enam Sembilan Group dan PT Batulicin Enam Sembilan Group itu mengatakan seorang pengusaha harus cerdas menyikapi situasi.

"Kita harus melek membaca keadaan, kalau satu usaha yang dijalankan saat ini terancam, maka secepatnya berpikir menggeluti usaha lain yang potensial sembari tetap bertahan dengan usaha yang ada," kata Mardani berbagi kisah kepada kedua selebritas itu.

Dalam situasi yang tak bisa diprediksi saat ini, Mardani juga mengingatkan kehati-hatian dalam investasi. Sebaiknya dia menyarankan masyarakat untuk menunda melakukan investasi tambahan

"Kecuali investasi digelontorkan buat usaha yang benar-benar potensial saat pandemi sekarang.Misalnya saja penjualan sembako, mungkin terbuka peluang untuk untung cepat kembali modal. Semua orang saat ini butuh sembako dan pengadaan sembako di mana-mana baik dari pemerintah untuk bantuan sosial maupun sektor swasta secara pribadi untuk berbagi. Kemudian juga pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dari baju, masker hingga sarung tangan semuanya kini dibutuhkan," paparnya.

Diakui mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu, ekonomi nasional sedang dilanda ketidakpastian akibat COVID-19. Semua sektor usaha terdampak dan hanya segelintir yang justru mengeruk keuntungan.

Seperti dirinya yang menggeluti usaha pertambangan, kini merasakan turunnya permintaan batu bara dari negara-negara konsumen utama di kawasan Asia hingga harga "emas hitam" itu terus merosot.

Meski begitu, Mardani menegaskan pentingnya membangun optimisme agar bisnis tetap bisa bertahan di masa pandemi COVID-19.

"Yang penting tetap berbagi kepada sesama, jangan mikirin rugi saja. InsyaAllah ada jalan terbaik untuk kita semua menghadapi masa sulit ini dengan saling membantu," tandasnya. selama masa pandemi.jk02