Pemkab Ponorogo Siapkan Lahan Relokasi Warga Terdampak Longsor

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko telah menyiapkan lahan untuk relokasi rumah warga di Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Ponorogo yang rawan terdampak tanah longsor.

Sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geodesi (PVMBG) terdapat lebih kurang 20 rumah yang disarankan untuk pindah karena terancam adanya retakan tanah Gunung Banyon.

"Lahannya sudah klir menggunakan tanah kas desa. Untuk bangunannya kita pikir bersama bisa menggunakan BTT ataupun gotong royong dari beberapa perusahaan," kata Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko, Jumat (11/11/2022).

Lebih lanjut, Kang Giri sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Kemensos untuk melakukan pendataan korban terdampak bencana alam di Ponorogo.

"Barangkali tidak hanya Talun tapi di beberapa tempat yang berbahaya mungkin juga akan kami relokasi. Artinya yang tidak masuk dalam rekomendasi itu pun (PVMBG) juga akan kami pikirkan demi keselamatan yang menjadi prioritas utama," lanjutnya.

Selain tanah longsor, Kang Giri juga akan melakukan percepatan pembangunan jembatan Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, yang amblas setelah digerus banjir dan diterjang sampah yang terbawa air dengan skala besar.

"Harus dilakukan percepatan pembangunan, entah itu kedaruratan, ini penting, karena memutus (akses warga). Saya harus berembuk, dan harus bisa diproses bulan ini," tambah Kang Giri.

Menurutnya, dalam keadaan darurat seperti ini OPD (organisasi perangkat daerah) tidak usah ragu untuk menggunakan BTT karena untuk kepentingan masyarakat.

"Untuk jembatan darurat biar dipikirkan OPD teknis, ada BPBD, PU, sekda, tuntas semua," pungkasnya.