Penerapan Prokes Ketat, Sambut Kedatangan Atlet PON Lamongan

Atlet Motorcross saat menunjukan kemampuannya dalam atraksi di depan Pendopo Lokatantra. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Covid-19 di Kabupaten Lamongan hingga saat ini masih melandai, dan status PPKM Level 1 masih belum berubah.

Semua kegiatan di Lamongan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), seperti saat menyambut kedatangan para atlet yang berlaga di PON XX Papua, Sabtu (23/10/2021).

Semua atlet asal Lamongan yang berprestasi ini semua dengan tertib menetapkan prokes, salah satunya memakai masker dan mencuci tangan dengan handzanitaser dan menjaga jarak dalam moment penyambutan dan acara seremonial di Pendopo Lokatantra.

"Semua untuk tertib dan memakai masker dan jaga jarak, sebagai upaya kita memangkas penyebaran covid-19," ujar salah satu petugas Protokoler dari Humas Pemkab Lamongan memberikan arahan kepada para pejabat dan masyarakat yang menyambut kedatangan para atlet dan ofisial.

Dengan penuh rasa bangga, Pemerintah Kabupaten Lamongan menyambut antusias kedatangan para atlet dan official Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang tergabung dalam Kontingen Jawa Timur asal Kabupaten Lamongan di Rumah Makan Aqila, di tengah Pandemi.

Kemeriahan pawai terasa lengkap dengan kehadiran Bupati Kebanggan Lamongan, Yuhronur Efendi memimpin pawai menggunakan motor trail dengan para atlet motocross.

Kemeriahan juga terlihat dari antusiasme undangan yang turut menyaksikan bakat para atlet dalam melakukan atraksi, seperti Freestyle Motorcross, paramotor, gulat hingga atraksi dari atlet tarung derajat. Momen yang istimewa ini menurut Bupati Yes, sapaan akrab Bupati Lamongan sebagai sarana motivasi serta spirit juang bagi generasi muda Lamongan untuk terus berprestasi.

"Saya mengajak para generasi Muda Lamongan untuk menggiring olahraga menjadi identitas Kabupaten Lamongan," ajak bupati dalam sambutanya.

Olahraga kata bupati sudah menjadi identitas Kabupaten Lamongan. Bagaimana maksudnya? Sekarang ini lihat orang kenal Lamongan pasti Persela Lamongan, bukan orang luar bahkan kita sendiri kalau ditanya merujuknya pasti Persela. Artinya apa? Olahraga sudah menjadi identitas Lamongan.

"Kedepan, kita giring bahwa tidak hanya sepak bola, tidak hanya gulat, tidak hanya motocross, panjat tebing. Tapi Lamongan menjadi identitas semua olahraga. Menjadi rujukan olahraga,” tutur Bupati Yes.

Untuk mendukung hal tersebut diatas, Bupati Yes menjadikan bidang pemuda dan olahraga menjadi salahsatu dari 11 program prioritas yang tertuang pada misi 2 RPJMD yakni, mewujudkan masyarakat Lamongan yang terdidik, bermoral, dan berdaya saing untuk meningkatkan kesejahteraan hidupnya.

“Pada tahun 2022 akan dilaksanakan kegiatan pembangunan sirkuit motorcross di Desa Tlemang Kecamatan Ngimbang, selain itu juga rehab sarana olahraha, serta pembangunan lapangan futsal atau bola voli di dusun-dusun,” ungkapnya.

Bupati Yes juga mengapresiasi seluruh atlet dan official yang turut terlibat dalam kegiatan ini. Kepada seluruh cabang olahraga Bupati Yes berharap dapat meningkatkan prestasinya.

“Terima kasih kepada seluruh atlet dan official yang turut terlibat, kepada atlet yang belum mendapat medali saya yakin dikesempatan berikutnya akan mendapatkannya. Saya berharap semua cabang olahraga yang lainnya terus menjadikan cabornya masing-masing berprestasi. Motivasinya bagaimana mendapat prestasi, bagaimana mendapat medali, tidak hanya ditingkat kabupaten, tapi tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya. jir