Pramugari Pribadi Cantik Lukas Enembe Ikut Terseret, Beri Pelayanan First Class ke Lukas....

Pramugari PT RDG Airlines Tamara Anggraeny diperiksa lagi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (7/12/2022). Di gedung KPK,  Tamara memakai masker untuk menutupi wajahnya.

 

Dari penelusuran Surabaya Pagi di, Tamara memang berwajah cantik dan berbody aduhai.

Pramugari perusahaan penyewaan jet pribadi itu diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka.

Diduga, Tamara menerima kucuran uang dari Lukas dan mengetahui beberapa pihak yang juga menerima uang dari Lukas.

"Dikonfirmasi juga mengenai pengetahuan saksi soal dugaan uang yang diberikan Tersangka ke beberapa pihak," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, kemarin.

Selain itu, Tamara ditanyakan soal kegiatan penerbangan Lukas Enembe menggunakan jasa jet pribadi. KPK menduga Lukas terbang menggunakan layanan first class.

"Didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan adanya penggunaan private jet dengan layanan first class oleh Tersangka LE," tutup Ali.

Selain Tamara, KPK memanggil tiga saksi lain, yaitu:

1. Irma Imelda (Swasta)

2. Kailin Lidia Randa (Ibu rumah tangga)

3. Terius (Bendahara Dinas PU).

Sebelumnya, Tamara Anggraeny mengaku sering mengawaki pesawat pribadi yang disewa Gubernur Papua Lukas Enembe. Namun Tamara enggan menyebutkan ke mana saja Lukas Enembe pergi menggunakan jet pribadi itu.

"Banyak banget, beberapa kali," ucap Tamara usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (3/10) lalu.

Tamara memastikan pemeriksaan terhadapnya di KPK hanya urusan penerbangan itu. Dia juga memastikan tidak ada pemberian lain dari Lukas Enembe.

"Cuma masalah penerbangan saja sih. Nanti biar dari bapak-bapak KPK-nya yang ngejelasin ya. Saya buru-buru, nih. Capek banget," ucap Tamara berkelit.

"Nggak (ada pemberian). Penerbangan aja," imbuhnya.

Menurut pengakuan Tamara, Lukas Enembe menggunakan jasa jet pribadi yang dimiliki oleh seseorang berkewarganegaraan Singapura.

"Punya pribadi, orang Singapura," kata Tamara.

Lukas Enembe telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi terkait dengan APBD. Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, membantah dugaan korupsi yang disangkakan KPK kepada kliennya. erk/cr4/ril