Saham Minuman Bersoda Anjlok Rp 57 Triliun Gara-Gara CR7

Cristiano Ronaldo saat melawan timnas Hungaria. SP/ Reuters

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dampak yang dibawa Cristiano Ronaldo sebagai salah satu atlet paling populer di dunia sungguh luar biasa saat menggeser dua botol Coca-Cola dalam sesi jumpa pers jelang duel pertama Grup F Euro 2020 melawan Hungaria pada Selasa (15/6/2021).

"Minumlah Air, bukan Coke (Coca-Cola)," kata CR7 sembari mengangkat botol air mineral.

Gara-gara dua kata yang di ucapkan Cristiano Ronaldo (CR7) itu Coca-Cola dikalim merugi sekitar 4 miliar USD atau sekitar Rp 57 triliun yang seharusnya dua botol minuman bersoda (Coca-cola) itu seharusnya berada di depan narasumber, sebagai bagian dari sponsor Euro 2020.

Sejauh ini tidak diketahui secara pasti apa penyebab Cristiano Ronaldo melakukan aksi tersebut. Akan tetapi, Cristiano Ronaldo ditengarai menyingkrkan produk tersebut karena menurutnya, air putih jauh lebih menyehatkan.

Tak di pungkiri lagi, Ronaldo memang dikenal sebagai salah satu atlet yang benar-benar serius dalam hal menjaga kesehatan. Dia mengikuti diet ketat, menghindari makanan manis, dan mengonsumsi makanan sehat dalam jadwal enam kali sehari.

Selain itu, Cristiano Ronaldo juga tidak mau menjadi bintang minuman bersoda. Berbeda dengan Lionel Messi, pesaingnya, yang justru menjadi ikon utama Pepsi, rival Coca-Cola.

Hasilnya, di usia 36 tahun ini penyerang Juventus itu masih bermain di level tertinggi. Dokter berkata bahwa Ronaldo memiliki fisik pemain berusia 25 tahun, meski usia sebenarnya sudah 36 tahun, dan dia diprediksi bisa terus bermain hingga umur 40 tahun.

Tentunya, ketika perusahaan minuman bersoda sedang kalang kabut memperbaiki bisnis mereka, disisi lain Cristiano Ronaldo tampil gemilang ketika bersua Hungaria. Karena Ronaldo berhasil mencetak dua gol dan membawa Portugal menang 3-0 atas Hungaria. Dsy8