Toko Kosmetik di Banyuwangi Dibobol Maling

Tangkapan layar rekaman CCTV saat pencuri menggasak barang di toko kosmetik.

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Aksi pencurian kini semakin meresahkan. Tak hanya toko retail dan konter HP yang jadi sasaran maling, bahkan toko kosmetik tak luput jadi sasaran.

Sebuah toko kosmetik di Banyuwangi dibobol maling. Aksi tersebut terekam kamera CCTV toko dan kemudian viral.

Aksi pencurian tersebut terjadi di toko kosmetik di jalan KH Agus Salim Krasak, Desa Mojopanggung, Giri Banyuwangi pada Sabtu (6/11) dini hari.

Dari rekaman CCTV, pelaku merupakan seorang pria dewasa. Si pelaku ini dengan jelas nampak mengenakan sebuah topi, kaos dan celana pendek.

Dengan menggunakan penerangan dari senter handphone, pencuri menggasak 433 aneka produk kecantikan di toko itu.

"Pencurian dilakukan saat toko sudah tutup. Sekitar pukul 01.30 WIB dini hari tadi," kata pemilik toko, Asrofi (31) kepada wartawan.

Menurut Asrofi, pencuri menggunakan pintu belakang dengan merusak gembok atau kunci pintu untuk memasuki toko. Asrofi mengatakan dirinya memiliki dua orang pegawai. Keduanya tinggal di sebuah kamar kos yang tak jauh dari toko.

"Pegawai langsung telepon saya. Katanya habis ada pencurian. Pintu belakang toko itu dirusak. Terus kan banyak barang yang hilang, setelah dicek CCTV ternyata benar," katanya.

Dari aksi pencurian ini, pemilik toko menderita kerugian hingga mencapai Rp 33 juta lebih. Selain aneka produk kecantikan, pencuri juga menggasak uang tunai senilai Rp 390 ribu.

"Wah banyak banget barang yang diambil. Ada uang tunai juga dari laci kasir. Saya sudah lapor ke polisi juga," ujarnya.

Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan membenarkan aksi pencurian tersebut. Saat ini, polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Sebagai bukti kuat, polisi juga sudah memiliki rekaman CCTV.

"Ada laporan masuk mengenai dugaan tindak pidana pencurian di sebuah toko skincare atau produk kecantikan. Kasus langsung ditangani. Saat ini proses penyelidikan masih di tahap pemeriksaan saksi dan mendatangi TKP," kata Lita.