Triwulan Satu, Pemkab Mojokerto Targetkan Serapan Anggaran 15 Persen

Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menargetkan serapan anggaran untuk triwulan pertama bulan Januari hingga Maret 2021 sebesar 15 persen. Meski hanya menyisakan beberapa hari, namun Pemkab optimis target tersebut dapat terpenuhi.

Keyakinan itu diucapkan Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/3/2021) siang.

Gus Barra sapaan akrab Wabup Mojokerto mengatakan Triwulan pertama tahun anggaran 2021 hanya menyisakan bulan Maret saja, sehingga banyak yang meragukan target penyerapan tidak bisa terpenuhi.

"Hal itu dapat dimaklumi karena masa ini merupakan masa transisi di mana kami juga baru saja dilantik pada (27/02) kemarin, dan penggunaan anggaran juga sempat terhambat penerapan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang sedikit rumit," ujarnya.

Namun dirinya optimis, target sebesar itu mampu terserap sebelum berakhirnya Triwulan pertama. Pasalnya, ia dan bupati Ikfina sudah melakukan evaluasi terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki alokasi anggaran besar.

"Ada tiga OPD yang pegang anggaran besar yakni Dinas PUPR, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Kita dorong dan pantau terus agar serapan anggarannya bisa maksimal sesuai target," ujarnya.

Wabup menambahkan, jika ternyata memang target Triwulan pertama tidak terserap, kekurangan itu akan dimaksimalkan pada Triwulan kedua dan ketiga.

"Kekurangan itu akan kita kejar pada triwulan berikutnya, karena pada masa itu seluruh OPD memiliki jangka waktu penyerapan anggaran yang relatif longgar," tegasnya.

Terpisah, Bambang Purwanto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto tak menampik jika porsi anggaran di dinasnya sangat besar. Ia juga akan berupaya maksimal agar target serapan itu bisa dicapai.

"Semoga bulan maret ini, tidak ada kendala sistem anggaran lagi. Sehingga kita bisa memaksimalkan serapan sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah," pungkasnya. Dwy