Ultah Ke-42, Seharian Wali Kota di Hujani Pesta Kejutan

Wali Kota Mojokerto, Ning Ita saat merayakan ultah ke-42. SP/Dwy Agus Susanti

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Hari Senin (12/4/2021) kemarin, menjadi hari 'terkejut' bagi Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. Bagaimana tidak, dari mulai pagi hingga sore hari, petinggi Pemkot ini di hujani surprise party hari ulang tahunnya yang ke -42 dari berbagai khalayak.

Kejutan pertama terjadi di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto. Usai melakukan sidak harga sembilan bahan pokok (sembako) dan memantau jalannya Operasi Pasar, tiba-tiba wali kota perempuan pertama ini mendapat kejutan kue ulang tahun cup cake susun dari jajaran kru Diskouperindag Kota Mojokerto.

Kejutan pertama di pasar tradisional terbesar di Kota Mojokerto ini juga di saksikan dan di meriahkan bareng dengan sejumlah wartawan yang meliput jalannya sidak serta Kapolresta Mojokerto dan Dandim 0816 Mojokerto.

Di kemeriahan pertama ini, Ning Ita meminta Sholahudin, wartawan senior dari MNC TV untuk memimpin doa. Bahkan, adik ipar dari Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati ini juga masih sempat mempromosikan kue ultah cup cake susun yang dihadiahkan kepadanya.

"Ini adalah produk asli dari UMKM Kota Mojokerto. Dimana kita konsisten, UMKM selalu mendapat pendampingan. Agar mereka bisa berinovasi sekaligus meningkatkan kreativitasnya di tengah pandemi. Karena potensi usaha kuliner di Kota Mojokerto masih sangat terbuka lebar untuk di kembangkan kedepan," ujarnya.

Usai mendapat kejutan hari kelahiran di pasar tradisional, Wali Kota yang kemudian bergeser ke pendopo rumah rakyat, Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto untuk menghadiri agenda kedua yakni Pengukuhan Forum Komunikasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ini kembali di kejutkan lagi.

Kali ini kejutan lebih dramatis bak narasi  sinetron. Pasalnya, acara serius yang dihadiri seluruh petinggi perusahaan baik swasta maupun BUMN di Kota Mojokerto tersebut di sisipi adegan pingsan dari staf Diskominfo yang mengoperatori LCD Proyektor.

Ceritanya, saat petugas memutar slide LCD yang disaksikan bersama di layar monitor raksasa, tiba -tiba slide mati. Kasubag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Hatta Amrulloh yang berada di sisi kanan pendopo, lalu lari dan berteriak sambil berkata "Lho ada apa," ujarnya mengisyaratkan kepanikan.

Tak pelak, Ning Ita dan sejumlah tamu undangan yang tak paham alur cerita kejutan menjadi benar-benar ikut terkejut. Bahkan ia dan tamu undangan terlihat panik menyaksikan adegan itu.

Selang tiga menit, tiba-tiba, layar pun hidup kembali, tulisan Selamat Ulang Tahun Ning Ita ke-42 tampak di slide tersebut sembari di iringi lagu selamat ulang tahun dari grup band Jamrud.

Ning ita dan hadirin pun, tampak tersenyum lebar dengan kejutan kedua ini. Dengan raut yang masih sedikit bingung, ia lalu mendapat kado bunga mawar dan ucapan mesra dari sang suami tercinta, Supriyadi Karima.

Usai memotong tumpeng raksasa dan meniup lilin kue tart, kepada tamu undangan serta sejumlah kepala OPD, Wali Kota mengaku di buat bingung dan tekejut sejak pagi.

"Saya bingung ini, tadi di pasar sudah dapat kejutan. Semoga siang gak ada kejutan lagi yah," selorohnya.

Wanita dengan slogan Spirit Of Majapahit ini, merasa sangat terharu bahkan sempat meneteskan air mata saat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Pemkot Mojokerto.

Pasalnya, ia merasa di support luar biasa selama dua tahun lebih membawa Kota Mojokerto menuju perubahan yang sangat signifikan. Utamanya dalam pembangunan menuju Kota Wisata Bahari.

"Saya masuk di pemerintahan sudah dua tahun setengah, suka duka dalam mencapai kesuksesan, prestasi, keberhasilan, dan penghargaan bukan karena saya. Tapi ini adalah seluruh kerja keras seluruh ASN yang ada," ucapnya berkaca-kaca

Ning Ita menambahkan, jika semua ASN di lingkungan Pemkot Mojokerto merupakan bagian keluarga dalam mewujudkan motto kepemimpinannya "Maju Melangkah Ayo Berbenah".

"Bagi saya anda semua keluarga, kalian semua adalah kesuksesan dalam dinamika yang saya hadapi sebagai kepala daerah," ungkapnya.

Dan eng...ing...eng...kejutan tak berhenti di situ. Tepatnya pukul 02.00 siang, kejutan kembali hadir. Kali ini lebih meriah dan penuh tawa di kantor Pemkot Mojokerto.

Kejutan itu berasal dari Kapolresta Mojokerto beserta jajarannya serta Dandim 0816 beserta jajarannya. Kedua pejabat tinggi di lingkup Polresta dan Kodim 0816 Mojokerto ini memberi surprise party di lantai bawah pemkot.

Ning Ita yang habis memimpin acara Penyerahan Simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi Tenaga Keagamaan Kota Mojokerto di Ruang Nusantara lantai dua Pemkot Mojokerto ini diberi kejutan saat menuruni tangga.

Tiba-tiba bunyi meletup dua kali dari happy popper party menyemburkan kertas warna-warni memenuhi hall bawah kantor pemkot. Kapolresta dan Dandim lantas memberi kue ultah berbeda ke Wali Kota.

"Ini yang kue tart warna pink dari Pak Kapolresta sedangkan yang coklat dari Pak Dandim, matur nuwun ucapan dan doanya," cetus Ning Ita.

Dua kue spesial dari dua orang spesial tersebut tak lantas dinikmatinya sendiri, Ning Ita langsung terpikir untuk memberikannya ke yayasan panti asuhan. Karena ia merasa, kebahagiaannya tak lengkap jika tak berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

"Bungkus saja kuenya, ayo kita serahkan ke panti asuhan. Biar anak-anak yatim piatu ikut merasakan kue ini," ajaknya.

Dengan didampingi Kasubag Protokol Kompim, Ning Ita pun menyerahkan sendiri kue tart itu kepada dua yayasan panti asuhan di Kota Mojokerto. Tak lupa, ia pun meminta barokah doa dari ketua yayasan dan para anak yatim, agar sisa usia yang dimiliki menjadi berkah dan bermanfaat bagi sesama.

Dan kejutan kembali terjadi di kantor Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, tepatnya saat Wali Kota memantau kegiatan pendaftaran Offline Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Kota Mojokerto yang di ikuti ratusan warga.

Di saksikan warga, Wali Kota mendapat kejutan kue ultah dan tumpeng jajan pasar dari staf Diskouperindag Kota Mojokerto. Ia pun mengajak warga yang hadir untuk ikut merayakan dengan membagikan kue tersebut satu persatu.

"Ini kejutan lagi, di tempat yang berbeda. Tapi ini lebih spesial, karena saya bisa merayakan hari jadi ini di tengah-tengah warga saya," ucapnya bangga.

Ia pun meminta doa kepada warga yang hadir, agar kedepan ia bisa menjadi pemimpin yang lebih baik dan lebih amanah bagi seluruh warga Kota Mojokerto. Karena ia memposisikan dirinya sebagai pelayan masyarakat, sudah sepantasnya ia wajib melayani kebutuhan dan keinginan masyarakat dengan baik. Dwy