Akibat Banjir Jakarta KA Terlambat, Tujuh Penumpang di Jombang Batalkan Per

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Banjir yang menggenangi di sejumlah wilayah DKI Jakarta dan Bekasi mengakibatkan kereta api mengalami keterlambatan. Hak tersebut lantaran jalur rel masih terendam banjir.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, situasi sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Rabu, (26/2) pagi ini menunjukkan sebagian jalur rel masih terendam air.

"Stasiun yang pagi ini jalur relnya masih terendam banjir adalah Stasiun Jakarta Kota dan sekitarnya. Informasi tersebut saya dapatkan dari rekan Humas PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) di Jakarta," katanya, Rabu, (26/2/2020).

**foto**

Ixfan menjelaskan, terpantau beberapa KA terlambat begitu banyak. Terpantau mulai sekitar pada pukul 08.00 WIB tadi pagi.

"Untuk ini kami kembali menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Karena akibat kelambatan yang ada, pelayanan kami menjadi tidak nyaman dan tidak tepat waktu," jelasnya.

Ixfan mengungkapkan, kelambatan yang terjadi diprediksi akan berakibat saat kembalinya, karena harus menunggu rangkaian yang datang terlambat tadi.

"Namun KAI Daop 7 Madiun tetap berupaya agar keberangkatan KA awal dari wilayah kami bisa berangkat tepat," ungkapnya.

Menurut Ixfan, tindakan persiapan penggantian di tiga kereta kelas ekonomi KA (109) Singasari berjalan lancar dan bisa berangkat tepat dari Stasiun Blitar pukul 07.30 WIB.

"Kemudian langkah berikutnya dilakukan penggantian rangkaian KA (117) Brantas yang telah kami siapkan sebelumnya, dan diupayakan bisa berangkat tepat pukul 12.00 WIB dari Stasiun Blitar," pungkasnya.

Sementara itu, Ixfan menegaskan, bahwa sejumlah penumpang juga membatalkan perjalanannya menggunakan KA akibat terlambat.

"Iya, akibat terlambat, penumpang telah membatalkan perjalananya. Di Jombang ada tujuh irang penumpang yang membatalkan. Pembatalan bea 100%," pungkasnya.

Berikut KA yang datang terlambat di wilayah Daop 7 Madiun :

1. KA 246a (barang/Parcel) relasi Jakarta - Surabaya posisi Kertosono terlambat 797 menit.

2. KA 108 A (Malabar) relasi Jakarta - Malang posisi Sukomoro terlambat 31 menit.

3. KA 76a (Gajayana) relasi Gambir - Malang posisi Madiun terlambat 206 menit.

4. KA 104b (Mutiara S) Jakarta - Malang posisi Gawok terlambat 96 menit.

5. KA 294a (Kahuripan) relasi Kiaracondong - Blitar posisi Lempuyangan terlambat 8 menit

6. KA 244a (barang/parcel) relasi Bandung - Surabaya posisi Klaten terlambat 27 menit. (suf)