•   Selasa, 12 November 2019
MalangRaya

Belasan Pelajar di Kabupaten Malang Konsumsi Narkoba

( words)
Obat-obatan terlarang dan narkoba


SURABAYAPAGI.com, Malang - Tiga bulan, tercatat 19 pelajar di Kabupaten Malang terindikasi mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan narkoba. Itu ditemukan selama tahun 2018.

"Sejak bulan Januari hingga Maret ini sudah ada 19 pelajar yang terindikasi memakai narkoba," ungkap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang, Letnan Kolonel Polisi Militer (PM) Agus Musrichin kepada wartawan, Selasa (20/3/2018).

Agus menyebut, untuk bulan Maret 2018 saja, lima pelajar terindikasi memakai narkoba. Mereka kemudian dibawa ke rehabilitasu untuk dilakukan proses pemulihan.

Para pelajar itu, lanjut Agus, mengkonsumsi obat-obatan sejenis narkoba, dari beragam jenis pil koplo. Seperti doubel L, lem untuk dihisap, hingga oplosan. "Mereka yang mengkonsumsi sudah dilakukan rehabilitasi," tegasnya.

Dijelaskan, rata-rata pelajar itu, duduk di bangku sekolah dasar hingga SMP dan SMA. Bahkan pada tahun 2017 lalu, ada 87 pelajar yang dilakukan rehabilitasi di BNN.

"Tahun lalu, sejak Januari hingga Desember ada 87 pelajar, 53 pelajar laki laki, dan 34 pelajar perempuan," bebernya.

Kasus yang ditemukan terbanyak di wilayah Kecamatan Kepanjen, Pakis dan Pakisaji. Dikatakan, BNN terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada para pelajar di Kabupaten Malang akan bahaya mengkonsumsi Obat-obatan sejenis narkoba tersebut.

"Kami akan terus sosialisasi bahaya narkoba itu hingga anak usia PAUD dan TK sesuai arahan pimpinan. Kami juga menghimbau kepada para pelajar mulai dari SD, SMP hingga SMA untuk menjauhi narkoba jenis apapun,".

"Apalagi saat ini banyak sekali macam dan jenis narkoba, juga kepada orang tua siswa diminta untuk ekstra menjaga putra putrinya agar terhindar dari barang haram tersebut," sebutnya.

Beragam cara dilakukan BNN untuk menangkal peredaran narkoba kepada pelajar dan masyarakat. Salah satunya melalui sosialisasi langsung dengan mendatangkan mobil pemberdayaan masyarakat

"Anak anak agar jauhi Narkoba jenis apapun. Sekarang banyak macamnya. Himbauan akan kita sampaikan keliling, dengan mobil pemberdayaan masyarakat yang dilengkapi video edukasi," tandas Agus. (dtk/02)

Berita Populer