Bupati Faida Lakukan MoU untuk Kesejahteraan Petani

SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, setahap demi setahap memenuhi janji kerjanya dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Jember, khususnya untuk para petani Kecamatan Silo.
Untuk memenuhi hal tersebut, Bupati Faida bersama-sama dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Jawa Timur, DR. Ir. RB. Fattah Jasin, dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Ir. Hadi Sulistyo, melakukan kerjasama (MoU) dalam rangka menjamin harga beras di Kabupaten Jember, Selasa (28/2/2018).
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh jajaran Direksi dari Bank Jatim, diantaranya yaitu Direktur Retail Consumer dan Usaha Syariah PT Bank Jatim Pusat, Pimpinan Divisi Kredit Mikro, Retail, dan Usaha, Kepala Bank Jatim Jember, dan jajaran Direksi PT. Jamkrida.
Ada 3 hal yang ditandatangani dalam MoU tersebut, Pertama, menjamin pembelian berasa premium dari petani Jember, utamanya yang ada di Silo. Berapapun produksi yang dihasilkan oleh petani Silo, Bulog akan siap membeli.
Kedua, Bulog siap membeli sesuai dengan harga yang telah distandartkan. Yang ketiga, jika petani Silo bisa mendapatkan harga yang lebih baik dari yang ditetapkan Bulog, maka petani bebas menjualnya ditempat lain.
Tak hanya itu saja, Bupati Faida juga merealisasikan kredit sebesar 9,35 Milyard untuk petani dan Gapoktan Mitra Tani Sejati yang ada di Kecamatan Silo.
Bupati Faida mengajak para petani-petani muda yang ada dipelosok Kecamatan bias bermitra dengan siapapun. Dan, Pemkab Jember akan siap menfasilitasinya.
“Saya selaku Bupati Jember sangat berterimakasih pada Jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, bersama jajaran Bank Jatim, yang telah mempercayakan program ini kepada para petani Jember, khususnya petani Silo”, Ungkap Faida. Bupati Jember, dr. Faida MMR.
Ia mengungkapkan jika merasa bangga karena Kabupaten Jember telah dijadikan Pilot Project dari program Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi jawa Timur. “Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua, karena Jember telah dijadikan pilot project program pertanian Provinsi Jawa Timur dalam rangka mensejahterakan petani Jawa Timur”, jelasnya.
Faida juga mengaskan bahwa kesejahteraan petani memanglah harus menjadi fokus pembangunan, dikarenakan para petani ini adalah orang-orang penting yang mengantarkan pembangunan Swasembada Pangan di Jawa Timur.
“Sampeyan ini adalah orang-orang penting yang telah mengantarkan pembangunan pangan di Porvinsi Jawa Timur. Jadi sampeyan semua harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah," pungkasnya.ndik