•   Selasa, 15 Oktober 2019
Ekonomi NKRI

Rupiah Kembali ke 14.000 per Dollar

( words)
Rupiah, SP/Ivoox


SURABAYAPAGI.com – Setelah nyaman berada dibawah 14.000 per dolarnya dalam minggu lalu walaupun terombang ambing naik dan turun, akhirnya Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.020 per dolar ASpada perdagangan pasar spot, Senin (29/7) sore. Posisi ini melemah 12 poin atau 0,08 persen dibandingkan Jumat (26/7), yakni di Rp14.008 per dolar AS.

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.010 per dolar AS atau melemah dari posisi akhir pekan lalu di Rp14.001 per dolar AS.

Rupiah berada di zona merah bersama beberapa mata uang Asia lainnya. Yuan China melemah 0,18 persen, ringgit Malaysia minus 0,15 persen, dan dolar Singapura minus 0,15 persen.

Namun, mayoritas di antaranya berhasil menguat dari dolar AS, seperti dolar Hong Kong menguat 0,02 persen, yen Jepang 0,05 persen, dan peso Filipina 0,05 persen. Kemudian, baht Thailand 0,05 persen, rupee India 0,06 persen, won Korea Selatan 0,12 persen.

Sebaliknya, mayoritas mata uang utama negara maju justru terperosok ke zona merah. Poundsterling Inggris melemah 0,47 persen, rubel Rusia minus 0,32 persen, dolar Kanada minus 0,08 persen, dan euro Eropa minus 0,04 persen.

Hanya franc Swiss yang menguat 0,16 persen dari mata uang Negeri Paman Sam. Sementara dolar Australia stagnan.

Selain itu, masih ada potensi kelanjutan perang dagang antara AS dan China. Hal ini terbaca dari pandangan pesimis dari Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa China kemungkinan tidak akan menandatangani suatu perjanjian sebelum pemilihan umum AS pada November 2020 mendatang yang akan mempengaruhi pergerakan spot rupiah terhadap dolar

Berita Populer