SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Aksi gendam kembali terjadi di Surabaya. Pasangan suami istri (pasutri) penjual motor bekas via media sosial, Shinta dan Deky Pranata menjadi korban pencurian dengan modus gendam, Minggu (10/5).
Motor Honda Scoopy warna putih nopol L-4073 QO yang hendak dijual dibawa kabur oleh pelaku yang merupakan calon pembeli.
Shinta menjelaskan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat ia dan sang suami hendak menemui calon pembeli di sebuah rumah di jalan Mastrip, Karang Pilang Surabaya.
Dari penuturan Shinta, tempat tersebut dipilih oleh pelaku yang mengatakan rumah tersebut adalah kediamannya.
"Pembelinya itu minta diantarkan ke rumahnya yang ada di sebelah Lotte Mall itu. Saya sama suami dengan kesepakatan datang ke rumah itu, katanya istrinya lagi masak," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (11/5/2020).
Tak lama kemudian, lanjut Shinta, entah bagaimana awal mulanya, ia melihat sang suami menyerahkan kunci motor lengkap beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Honda Scoopy tersebut kepada pria itu.
Usai mendapat kunci dan STNK, pelaku langsung kabur. Sedangkan sang suami baru sadar saat setelah pelaku telah menghilang.
Atas hal tersebut, Shinta yakin suaminya menjadi korban gendam.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Mapolsek Karang Pilang. Ia berharap pelaku dapat cepat tertangkap.
Editor : Moch Ilham