Ladang Diserbu Tikus, Petani Lamongan Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tikus hanya menyisakan tongkol jagung saja.SP/decom
Tikus hanya menyisakan tongkol jagung saja.SP/decom

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Sebesar 20-30 hektare tanaman jagung milik petani di Lamongan kembali alami rusak parah akibat serangan hama tikus. Hama tikus ini memakan jagung siap panen hingga tersisa tongkolnya saja, akibatnya petanipun merugi jutaan rupiah per hektarnya.

Hama tikus menyerang tanaman jagung milik petani di Desa Cerme, Kecamatan Bluluk. Seluruh tanaman jagung siap panen ini kini mengalami kerusakan parah. Selain bagian buah jagung yang terkelupas, tongkol jagung juga sebagian sudah 'disantap' hama hewan pengerat ini.

Menurut salah seorang petani Desa Cerme Sukiman, serangan hama tikus ini merata. Tidak ada satu lahan di desa mereka yang lolos dari serangan hama tikus ini.

"Sudah sejak seminggu lalu habis dimakan tikus," kata Sukiman pada wartawan, Selasa (4/8/2020).

Sukiman menambahkan serangan hama hewan pengerat ini mengakibatkan lahan jagung di desanya mengalami gagal panen. Akibatnya, imbuh Sukiman, para petani pun merugi hingga puluhan juta rupiah perhektarnya.

"Ya rugi banyak ini, per hektare bisa sampai dua puluhanlah," akunya.

Sukiman menambahkan saat ini para petani hanya bisa pasrah karena sudah mencoba berbagai cara untuk menghalau hama tikus ini. Petani, tambah Sukiman, berharap pemerintah membantu petani menangani hama tikus yang terjadi setiap tahunnya ini.

"Kalau bisa pemerintah membantu para petani agar bisa bangkit lagi," pungkasnya.cit9

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…