'SISTRO' Menjamin Kelancaran Distribusi Pupuk Subsidi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas di gudang pupuk Petrokimia Gresik.FOTO: SP/M.AIDID
Aktivitas di gudang pupuk Petrokimia Gresik.FOTO: SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia terus berinovasi dalam mendukung pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional. Utamanya dalam hal menjamin kelancaran distribusi pupuk bersubsidi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengungkapkan bahwa, dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui program inovatif SISTRO atau Sistem Scheduling Truck Online.

Saat ini Petrokimia Gresik memiliki kurang lebih 70 rekanan transportasi darat, dengan total armada sekitar 10.000 truk untuk wilayah Jawa-Bali. Sedangkan rerata pengeluaran total pupuk perhari sebesar 10.000 ton atau setara 400 truk dengan jumlah titik muat hanya 7 (tujuh) gudang.

"Jika jadwal muat pupuk ini tidak tersistem dengan baik, maka akan terjadi antrean yang panjang, dan distribusi pupuk ke petani pun bisa terkendala. Saat ini Petrokimia Gresik berhasil menghilangkan potensi  masalah tersebut melalui SISTRO," ujar Rahmad.

SISTRO merupakan sistem penjadwalan truk secara online (aplikasi berbasis web) dengan menyinkronkan antara kedatangan truk, kemampuan muat, dan kapasitas produksi pabrik.

Rahmad menjelaskan bahwa, sebelum ada SISTRO semua proses order truk ke rekanan untuk distribusi pupuk ke Gudang Penyangga Jawa-Bali masih menggunakan cara manual, yaitu dengan mengirimkan Purchase Order (PO) melalui email dan di-follow up lebih lanjut melalui telepon.

Dengan cara manual, rata-rata 1 (satu) truk menginap di gudang selama 2 (dua) hingga 3 (tiga) hari. Transportir tidak memiliki kepastian muatan dan akhirnya antre selama berhari-hari.

“Sedangkan setelah ada SISTRO, satu truk maksimal hanya menginap satu hari," ujar Rahmad.

Aplikasi SISTRO sendiri terinspirasi dari konsep pemesanan tiket pesawat online. Pihak maskapai membuka jadwal penerbangan, kemudian calon penumpang dalam hal ini transportir melakukan booking sesuai tanggal dan shift yang telah dialokasikan.

"Kuota penumpang pesawat" dalam hal ini slot pemuatan yang sudah disinkronkan dengan hasil produksi pabrik, kemampuan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), ketersediaan stok dan jumlah antrean sehingga transportir memiliki kepastian jadwal dan tidak terjadi penumpukan antrean.

Dengan sistem ini, pemilik truk juga bisa memantau posisi kendaraannya secara online. Apakah masih ada di security, di jembatan timbang, atau masih pemuatan bisa dipantau langsung via aplikasi. Sebab SISTRO menyediakan data secara real time.

Benefit dari sistem ini, rekanan mendapat kepastian jadwal untuk muat. Dampaknya, kuantitas pengangkutan rekanan dapat lebih maksimal dibandingkan sebelumnya. Dengan demikian, distribusi pupuk subsidi sudah ada di kios-kios saat dibutuhkan petani. Ketersediaan pupuk ini menjadi faktor vital dalam upaya peningkatan produktivitas hasil panen dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional

“SISTRO akan memperlancar distribusi pupuk bersubsidi dan mendukung prinsip 6 (enam) Tepat, yaitu tepat waktu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat jenis, tepat mutu, dan tepat harga,” imbuh Rahmad.

Terobosan ini bahkan sudah mendapat pengakuan publik di tingkat nasional dengan berhasil menjadi juara di ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Indonesia (TKMPN) tahun 2019 lalu, karena dinilai memiliki dampak dan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas pelayanan bisnis perusahaan.

"Inovasi sudah menjadi budaya perusahaan, ke depan semangat ini akan terus kami tingkatkan untuk terus menghadirkan terobosan baru yang dapat mendukung peningkatan kinerja perusaahan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional," tutup Rahmad. did

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…