Gara-gara Kaos Siti Fadilah, Dituding Remehkan Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rina Nose dengan kaos ‘I Believe in Siti Fadilah’.
Rina Nose dengan kaos ‘I Believe in Siti Fadilah’.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rina Nose menjadi buah bibir netizen usai mengunggah foto dirinya saat mengenakan kaus hitam bertuliskan ‘I Believe in Siti Fadilah’ di feed akun Instagram miliknya.

“Jika tidak hati-hati dalam menyerap informasi dan tidak melatih pikiran kritis, kamu bisa dengan mudah membenci sang pejuang dan mengagumi mati-matian sang penjajah. #TrueNormal,” tulis Rina.

Unggahan foto dan keterangan tersebut lantas menuai banyak kritikan dari warganet yang menudingnya telah menyepelekan Covid-19 dan masuk dalam barisan Jerinx SID.

Terkait dugaan tersebut, wanita 36 tahun ini memastikan bukan karena dirinya ikut-ikutan rekan artis yang menyuarakan teori konspirasi. Rina Nose akhirnya memberi penjelasan karena dituding meremehkan Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam postingan InsStory, pada Kamis (3/9/2020).

Rina menuturkan dirinya memahami bagaimana kerangka berpikir dari mantan menteri kesehatan Siti Fadilah yang sempat memenangkan argumennya versus WHO ketika terjadi pandemi virus flu burung, beberapa tahun lalu.

“Makna kaus ini bukanlah sebagai bentuk menyepelekan suatu penyakit atau sekadar ikut-ikutan teori konspirasi yang dianggap bohong belaka. Beliau Ibu Siti Fadilah sendiri memiliki latar belakang peneliti yang mendasari kerangka berpikirnya dalam menangani masalah kesehatan,” jelas Rina.

“Beliau juga mengatakan bahwa kerangka berpikir peneliti itu adalah kerangka berpikir ilmiah, yaitu merdeka bisa dipertanggungjawabkan sistematis, logis, demokratis dan objektif. Dan berpikir ilmiah membutuhkan hati nurani, menjauhi kepentingan pribadi. Artinya begitu besar makna yang terkandung dalam kaos ini,” bebernya.

Perempuan pemilik nama asli Nurina Permata Putri ini memperlihatkan interaksinya dengan beberapa netizen membahas virus Corona. Dalam salah satu balasannya, Rina nampak heran karena dituding meremehkan penyakit tersebut.

"Meremehkan jika belum terkena sendiri...semoga selalu diberi kesehatan.." kata netizen. "Kalau setiap wacana dianggap 'meremehkan penyakit' terus kapan kita mau buka pikiran kita untuk menerima berbagai informasi yang belum pernah kita ketahui?" balas Rina.

Rina juga turut menanggapi komentar netizen yang memintanya waspada karena memiliki pendapat berbeda soal Covid-19. Netizen memberi contoh kasus Anji yang beberapa waktu heboh karena konten obat Corona meresahkan publik.

Menanggapi komentar tersebut, Rina malah menegaskan untuk mencari informasi valid tentang Covid-19 dengan memanfaatkan teknologi yang telah tersedia. Ia juga meminta netizen untuk menggunakan logika dan akal sehat menghadapi pandemi Corona.

Rina juga memberi tanggapan pada netizen yang mengaku membenci dirinya karena tak percaya adanya virus Corona. Ia justru mempertanyakan virus Corona yang begitu hebat sehingga bisa membuat orang lain bisa benci kepadanya.

"Saya sangat membencimu... karena baru kemarin saya kehilangan saudara dokter dan masih muda kena Covid. Semoga Tuhan mengampuni atas segala sok kepintaranmu dan semoga kamu merasakan apa yang keluarga kami rasakan," kata netizen.

"Saya turut berduka yang sedalam-dalamnya bagi siapapun keluarga yang telah ditinggalkan oleh orang yang dicintainya (apapun penyebab kematiannya) Termasuk nenek saya, kakek saya, paman saya, teman-teman saya yang juga sudah tiada. Namun kini, duka menyisakan tanya," balas Rina. "Apakah jenis virus baru ini akan membuat kita jadi terus menerus membenci sesama manusia atas kematian manusia lainnya? Inikah yang dimaksud dengan new normal?" dsy/rr/erk

 

Berita Terbaru

Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Kamis, 19 Feb 2026 14:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Saat berlibur di kawasan Malang, para wisatawan wajib berkunjung ke destinasi wisata alam Pantai Parang Dowo yang terletak di…

Kebakaran Hanguskan Toko Kelontong di Kebonsari, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Kebakaran Hanguskan Toko Kelontong di Kebonsari, Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar

Kamis, 19 Feb 2026 14:36 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 14:36 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah toko (ruko) kelontong milik warga di Dusun Sidorejo, Desa Sidorejo RT 11 RW 05, Kecamatan Ke…

Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat

Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat

Kamis, 19 Feb 2026 14:30 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kawasaki resmi meluncurkan KLE500 di Thailand yang hadir dengan balutan warna Metallic Carbon Gray/Ebony, KLE500 diposisikan…

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Jepang, Toyota baru-baru ini kembali berhadapan dengan persoalan hukum di Amerika Serikat (AS) yang digugat melalui…

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebuah SUV offroad milik Hongqi baru-baru ini yang masih disamarkan tertangkap kamera tengah melakukan uji coba di musim dingin.…

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nissan Motor India resmi meluncurkan Nissan Gravite yang diposisikan sebagai MPV 7 tempat duduk tiga baris yang menyasar segmen…