Bermodal 100 Ribu, Yuvita Sukses Berbisnis Baso Aci dan Seblak Instan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yuvita yang menekuni bisnis seblak serta baso aci instan makanan khas bumi parahyangan primadona kawula muda. SP
Yuvita yang menekuni bisnis seblak serta baso aci instan makanan khas bumi parahyangan primadona kawula muda. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Yuvita wanita berusia 25 tahun asal Klangon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, terbilang cukup sukses dalam menekuni usahanya. Ia mulai berjualan seblak serta baso aci instan yang menjadi makanan primadona anak muda.

Bermodalkan uang sebesar Rp 100.000 di awal usahanya, alumnus STIKES Muhammadiyah Bojonegoro ini bisa mendapatkan omzet sebesar Rp 600.000 per Minggu dari hasil penjualan seblak serta baso aci instan homemade.

Yuvita mengaku baru satu bulan menjalani bisnis seblak dan baso aci instan. Namun sebelumnya terlebih dahulu menjual seblak matang/basah, mengingat karena situasi saat ini tengah Pandemi daripada harus mengantri di outlet seblak, lebih praktis jika melakukan pemesan seblak dan baso aci instan.

"Kalau untuk bisnis seblak dan baso aci instan memang baru berjalan satu bulan. Daripada harus mengantri di outlet seblak kan lebih praktis jika melakukan penjualan seblak dan baso aci instan," terangnya.

Namun, baru sebulan ia melakoni bisnis kuliner seblak dan baso aci instan. Omzet yang ia peroleh dari hasil penjualan rupanya sangat menguntungkan. Dalam sepekan ia bisa memperoleh omzet bersih hingga Rp 600.000 dari penjualan seblak dan baso aci instan.

"Kalau untuk bisnis kuliner instan itu jauh lebih menguntungkan, selain penyajian simpel juga omzetnya jauh lebih menguntungkan. Sepekan saja bisa capai Rp 600.000," ungkapnya.

Terlebih lagi, seblak dan baso aci instan milik Yuvita ini memiliki berbagai varian. Baik dari somay, baso, cilok, makaroni, pilus hingga ceker.

Soal harga serta pemasaran, ia tak mematok sendiri. Namun justru ia bekerjasama dengan para reseller baik serta memanfaatkan jejaring sosial media.

Yuvita juga berpesan, pada intinya, jika ingin sukses tentu saja harus berani melangkah dari hal yang terkecil dan terus melakukan inovasi baik itu berupa kuliner maupun lainnya. Dan tentunya bisnis seperti ini juga bermanfaat bagi yang lain. Dsy15

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…