Profesi Lawyer Tetap Survive di Tengah Pandemi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lawyer Muhammad Romadi Iksan, SH,.MH Advokat MRI & Partners.SP/ Patrik Cahyo 
Lawyer Muhammad Romadi Iksan, SH,.MH Advokat MRI & Partners.SP/ Patrik Cahyo 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai sektor, seperti sektor perekonomian, sektor perdagangan, sektor pendidikan hingga berdampak pada pola kehidupan masyarakat. Hal itu kemudian berpengaruh pada seluruh tatanan kehidupan, yang belum pernah dialami sebelumnya.

Masyarakat kemudian harus membiasakan yang tidak biasa, sebab peristiwa pandemi ini menjadi sejarah yang dialami Negara Indonesia bahkan seluruh Negara dunia.

Tim kemudian mencoba untuk menilik sektor hukum yang menjadi proses penyelesaian sejumlah persoalan, seperti hukum perdata dan hukum pidana.

Pengadilan Negeri Surabaya yang menjadi tempat untuk menyelesaikan proses keadilan bagi masyarakat yang berurusan dengan kasus juga sempat terhenti sebab harus melaksanakan strerilisasi hingga mengadakan persidangan online untuk menyelesaikan proses persidangan.

Pengadilan Negeri Surabaya yang melakukan lockdown selama 2 kali berturut-turut atau penutupan sementara, sebabnya terdapat  dua Hakim yang meninggal dunia akibat covid-19. Pandemi ini memaksa mereka harus berhenti selama penutupan Pengadilan Negeri Surabaya demi keselamatan bersama.

Pandemi ini rupanya juga berdampak bagi pengacara (advokat) atau istilah dalam dunia hukum laywer yang setiap harinya melayani dan membantu klien untuk menyelesaikan kasus,tiba-tiba harus tersendat dan harus mulai beradaptasi pada kondisi saat ini.

Profesi pengacara yang sangat dibutuhkan, tentunya akan menangani banyak kasus atau dispute dari transaksi terkait berbagai masalah.

Hal itu juga dirasakan oleh salah satu pengacara, Muhammad Romadi Iksan, SH,.MH Advokat MRI & Partners, ia mengaku bila pandemic covid – 19 sangat berpengaruh pada dunia hukum.

Pengacara mengalami pasang surut dalam penanganan kasus, khususnya pada saat sidang pengadilan yang terpaksa tutup, maka berimbas pada terhambatnya pengacara untuk melakukan proses persidangan,  bahkan tidak sedikit  tertundanya perkara yang hampir beberapa kali disidangkan harus berujung dengan kekecewaan klien.

“Dampak pandemi ini sangat besar dirasakan oleh pengacara, apalagi dengan protokol kesehatan juga harus diutamakan. Karena lockdown Pengadilan Negeri Surabaya ada jadwal sidang yang sudah berjalan pasca dibuka kembali meskipun sempat ditutup 2 kali,”ungkap Muhammad saat di temui Surabaya Pagi, Rabu (23/9/2020).

Sementara itu, dirinya mengaku bila kasus persoalan hukum yang ditangani dalam sidang selama pandemi ini lebih banyak pada kasus perdata. Selain itu diriya juga harus menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat setiap bertemu dengan klien.

“Memang selama ini untuk penanganan kasus perdata dilakukan secara tatap muka karena harus jeli dalam menyelesaikan perkara, tidak bisa dilakukan dengan by phone. Artinya juga menjaga keselamatan klien dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak untuk menghindari penyebaran virus corona,” tuturnya.

Pengacara yang akrab disapa Rama ini menambahkan, bila selama pandemi, proses pendaftaran perkara terhambat, namun solusi bagi pengacara ialah dapat mendaftarkan perkara secara online melalui aplikasi E – Court untuk menangani permasalahan, pendaftaran dan gugatan selanjutnya akan diveritifikasi data di pengadilan.

Perkara perdata yang di tangani, seperti perkara PTUN, Pengadilan Agama, ditangani secara nonletigasi, mediasi dan diselesaikan diluar persidangan selama penutupan sementara (lockdown). 

Namun hal tersebut tidak menyurutkan pengacara dalam melayani masyarakat dalam memperoleh keadilan. Ia juga membagi kiat – kiat untuk tetap bisa survive di tengah pandemi. 

"Sebagai Advokat tetap memberikan nilai – nilai lebih setiap penanganan perkara, tetap optimis. Bahkan harus melakukan inovasi menyewakan rental mobil meskipun itu juga macet dan pada akhirnya sepi,” pungkasnya. Pat

 

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…