Pasang Foto Ulama di Medsos, Puluhan TKI Tertipu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin saat rilis kasus di Polresta Banyuwangi.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin saat rilis kasus di Polresta Banyuwangi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi – Bermodalkan foto ulama, pria asal Probolinggo sukses menipu 25 orang dengan total kerugian hingga belasan juta rupiah.

Pelaku berinisial PS (27) melakukan penipuan secara online dengan memasang foto seorang ulama di media sosial.

"Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan seorang warga Banyuwangi, yang melaporkan dua akun Facebook yang diduga telah mencemarkan nama baik seorang kiai asal Situbondo," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifuddin, Kamis (24/9/2020).

Dalam modusnya, PS memiliki dua akun Facebook. Yakni Gus Malik Ibrohim dan Gus Ali Wafa Asegaf. Dengan dua akun tersebut, dia menawarkan berbagai layanan spiritual. Mulai dari ilmu putih, pesugihan, pelaris usaha, layanan mencari pasangan dan berbagai layanan klenik lainnya.

Kapolresta menambahkan, PS sengaja memasang foto seorang kiai terkenal dengan maksud para korban tertarik dan percaya untuk menggunakan jasa yang ditawarkan. "Jadi agar para korban percaya, pelaku mencatut foto seorang kiai di profil akun Facebook-nya," ungkap Kapolresta.

Korban yang percaya langsung mengkonsultasikan persoalannya kepada pelaku, melalui Facebook Messenger. Dari situ PS mulai melancarkan aksi penipuannya, seolah-olah memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi korban.

"Percakapan kemudian dilanjutkan melalui aplikasi WhatsApp. Di situ pelaku meminta sejumlah mahar berupa uang kepada korban, sebagai salah satu syarat untuk mengatasi permasalahannya tersebut. Pelaku meminta korban mentransfer mahar tersebut melalui rekening orang lain," tambahnya.

Nilai mahar yang diminta tersangka bervariasi, tergantung tingkat kerumitan persoalan yang dihadapi korban. Tanpa rasa curiga, korban yang rata-rata merupakan buruh migran di luar negeri mentransfer sejumlah uang, dengan harapan persoalannya segera teratasi.

"Setelah uang tersebut masuk, pelaku langsung memblokir akun korban maupun nomor WhatsApp-nya. Dari aksinya tersebut, pelaku berhasil menggasak uang korban hingga Rp 15 juta. Rata-rata korban adalah TKI. Ada yang berasal dari Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah dan daerah lainnya," lanjut Arman.

Untuk menangkap pelaku, kata Arman, polisi langsung melakukan patroli cyber di dunia maya dan melacak keberadaan pelaku. Hingga akhirnya pelaku ditangkap dan mengakui jika akun tersebut digunakannya untuk melakukan penipuan.

Sejumlah barang bukti turut diamankan diantaranya, satu lembar screenshot akun atas nama Gus Malik Ibrahim, 5 lembar screenshot percakapan WhatsApp, dua unit handphone, satu rekening dan ATM Bank BRI. Serta uang sebesar Rp 400 ribu.

Tersangka dijerat Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Berita Terbaru

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Bos Properti China, Khawatir Status Kepemilikan Tanah

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), H. Roberia mengatakan telah…

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Bisnis Anak Muda di China yang Cuan, Buang Sampah

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Urusan buang sampah yang sering diabaikan masyarakat kini mendatangkan cuan bagi banyak anak muda di China. Layanan ini menjelma jadi tren…

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Menkeu Suahasil Bungkam Dicecar Wartawan

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:54 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, memilih bungkam saat diberondong sejumlah pertanyaan oleh awak media. Peristiwa tersebut terjadi…

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Proyek Giant Sea Wall di Pantura, Tahun 2027 Dibangun

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:52 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan giant sea wall di Pantai Utara (Pantura) Jawa akan menjadi proyek strategis besar pemerintah. Proyek ini akan menyelamatkan…

Jumat Berkah : Pahala Orang yang Dizalimi

Jumat Berkah : Pahala Orang yang Dizalimi

Jumat, 18 Sep 2026 08:50 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:50 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Sabar dalam Islam terbagi menjadi tiga macam utama, seperti yang dijelaskan dalam Rumaysho dan referensi NU Online. Tiga macam sabar…

DITEMUKAN TENDENSIUSNYA JPU SUSUN SURAT DAKWAAN

DITEMUKAN TENDENSIUSNYA JPU SUSUN SURAT DAKWAAN

Jumat, 18 Sep 2026 08:47 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 08:47 WIB

Pembaca Yth, Membongkar dugaan rekayasa yang sistemik tidak akan padam. JPU buat surat dakwaan pun dibuatkan narasi yang tendensius. Contoh soal penggunaan…