Reduksi Mengundang Aksi, Buruh Siap Mogok secara Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum APVOKASI Jawa Timur,Jamhadi.SP/MBI
Ketua Umum APVOKASI Jawa Timur,Jamhadi.SP/MBI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Nuruddin Hidayat, selaku wakil ketua DPWI Federasi Serikat Pegawai Metal Indonesia atau yang akrab disebut FSPMI menyatakan bahwa, akan melangsungkan "Aksi Buruh Mogok Nasional" pada tanggal 8 Oktober di Gedung Pemprov Jawa timur. Aksi tersebut melibatkan hampir seluruh kota yang terdapat di Jawa Timur. Aksi tersebut mendapat tanggapan dari Pak Jamhadi, Ketua Umum APVOKASI Jawa Timur. Minggu (04/10/2020)

Unjuk Rasa Penolakan RUU Ciptaker ini berpotensi diikuti oleh seluruh buruh buruh disetiap kota dan mayoritas perempuan. Acara ini sangat ter-struktur, mulai dari perencanaan, sosialisasi hingga pelaksanaan.

Berbeda dengan UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan, RUU Omnibus Law Cipta Kerja dianggap telah merugikan kaum buruh. Ada beberapa poin penting yang digaris bawahi oleh Nuruddin Hidayat, diantaranya Topik Cuti, Hak Upah, Uang Pesangon dan Status Kerja.

"Hak kita sudah di reduksi. Batalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja, karena isinya tidak lebih baik dari UU No. 13/2003," ujar Wakil Ketua DPWI FSPMI.

Menanggapi issue ini, Dr. Ir. Jamhadi, MBA selaku mantan Ketua Kadin Surabaya sangat terbuka dengan aspirasi yang ingin disampaikan oleh para pelaku aksi. Menurut Ketua Umum APVOKASI Jawa Timur tersebut, aspirasi memang wajib disuarakan, tetapi dengan cara yang tepat.

"Gagasan atau usulan lebih baik disampaikan secara tertulis atau perwakilan kepada lembaga yang bersangkutan," tegas Dewan Pertimbangan Kadin Surabaya pada Minggu (04/10/2020). Mengingat situasi pandemi pada saat ini, hal itulah yang tepat dilakukan bagi para aspirator.

Pak Jamhadi berharap besar pada masyarakat Indonesia agar mengikuti stimulus yang diberikan oleh pemerintah supaya situasi ekonomi dan kesehatan pada saat ini kembali membaik. Dengan begitu, problematika yang melanda negara kita selama juga akan membaik.

Akankah Aksi Buruh Mogok Nasional ini tetap berlangsung pada tanggal 6-8 Oktober 2020 ?, ataukah ada perombakan rencana yang akan dilakukan ?. mbi

 

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…