Terdakwa Akui Produksi Sabu di Apartemen Gunawangsa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajang Suanggono, anggota Polsek Tegalsari saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Senin (5/10).SP/Budi Mulyono.
Jajang Suanggono, anggota Polsek Tegalsari saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Senin (5/10).SP/Budi Mulyono.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tempat produksi sabu-sabu di Apartemen Gunawangsa Tidar terbongkar setelah Jodi Priyanto alias Jeni tertangkap polisi saat membeli empat butir ineks dan setengah gram sabu-sabu dari Supri Yanto pada 5 Juni lalu di Jalan Patemon. Jeni yang seorang waria akan mengonsumsi narkoba itu untuk merayakan pesta ulang tahun bersama koleganya, Santos Ardiansyah alias Santi.

Santi ditangkap polisi di salah satu kamar di Apartemen Gunawangsa setelah penangkapan Jeni. Di apartemen itu Santi yang juga seorang waria tinggal bersama Jeni. Di situlah polisi menemukan berbagai macam bahan dan peralatan memproduksi sabu-sabu. Antara lain, 985 gram calcium carbonate, 988 gram amonium chlorida, satu kilogram garam inggris, seliter cairan benzena, seliter methanol, seliter methanol analis, 500 mililiter fomaldehida serta beberapa macam bahan lain.

Selain itu, sejumlah peralatan pembuatan sabu-sabu juga ditemukan di apartemen tersebut. Yakni, seperangkat alas destilasi, lumpang besar beserta penumbuk, gelas dan sejumlah botol. Ada juga saringan dan kompor listrik. "Di tempat itu mereka memproduksi sabu-sabu," ujar Jajang Suanggono, anggota Polsek Tegalsari saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. Senin (5/10).

Jajang bersama koleganya, M Mujahidin ketika itu yang menggerebek apartemen dan menangkap para terdakwa. Mujahidin menambahkan, Ong Rudy Ongkowijoyo yang menjalankan produksi tersebut. Rudy adalah kekasih Jeni. "Santi yang meracik semuanya atas petunjuk Rudy," katanya.

Rudy menurutnya, mendapatkan petunjuk dari terdakwa Farid alias Ruslan asal Sukabumi. Farid menghubungi Rudy untuk menjelaskan cara pembuatan sabu-sabu tersebut. Selain itu, membagikan link Youtube. "Rudy dibimbing Farid dan belajar dari tutorial di Youtube," tambahnya.

Sementara itu, peralatannya sebagian dibeli Rudy secara online di marketplace. Sebagian lagi beli dari Farid. Bahan-bahannya pun juga didapat dari Farid. "Sebagian juga dibeli Farid dari online," ucapnya.

Namun, keempat terdakwa baru sebatas memproduksi. Belum sempat menjual sabu-sabu hasil produksinya. Sebab, mereka selalu gagal dalam memproduksi. Tidak jadi terus sabu-sabunya. Tidak sampai dijual. Itupun mereka juga baru belajar," ujar Jajang.

Para terdakwa mengakui semua keterangan saksi. Rudy menyatakan, dia baru saja belajar cara pembuatan sabu-sabu. Gagal produksi itu disebabkan racikan yang kurang tepat. Selain itu, suhu panas juga diperhatikan saat merebus cairan. "Saya baru coba-coba belajar. Racikannya kurang pas. Tidak ada yang jadi," kata Rudy.Bd

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…