Pemkab Kediri Kerahkan SKPD, Cegah Stunting

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa SKPD yang akan bersinergi dalam program kerja Pemkab Kediri. SP/ BJ
Beberapa SKPD yang akan bersinergi dalam program kerja Pemkab Kediri. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri berupaya semaksimal mungkin dengan mengerahkan beberapa SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) untuk bersinergi melakukan beberapa program kerja. Salah satunya adalah menekan angka pertumbuhan balita dalam keadaan stunting, Rabu (18/11/2020).

Untuk menunjang kegiatan agar lebih optimal, pada tahun 2021 mendatang, anggaran Dana Desa dinaikkan rata-rata sekitar 10 hingga 15 persen untuk alokasi kegiatan pencegahan balita stunting. Beberapa kegiatan tersebut antara lain pendistribusian vitamin A pada bayi dan balita, serta pengoptimalan kegiatan imunisasi secara bertahap.

Beberapa SKPD yang akan bersinergi diantaranya yaitu, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan Serta Dinas pertanian dan perkebunan melakukan sarasehan dan rembuk stunting dalam rangka evaluasi pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting, melalui pemanfaatan Dana Desa dan swasembada hasil pertanian.

Beberapa program kerja diantaranya, memaksimalkan potensi bidan desa untuk melakukan jemput bola ke rumah penduduk jika berhalangan hadir di posyandu untuk melakukan pengecekan kesehatan bayi, penyuluhan kesehatan reproduksi dan gizi pada calon pengantin, serta emberian nutrisi pada ibu hamil serta pemberian PMT pada bayi atau balita yang kondisinya mengarah pada stunting.

Salah satu petugas dari Dinas kesehatan Kabupaten Kediri, Dokter Nur Azizah petugas mengatakan, angka pertumbuhan balita stunting di Kabupaten Kediri meskipun sudah menunjukkan angka penurunan yang cukup signifikan, namun pihaknya tetap melakukan beberapa pencegahan secara berkala.

“Di musim pandemi ini kegiatan posyandu memang berhenti total, namun mulai Desember mendatang kegiatan tersebut dilanjutkan kembali. Beberapa faktor yang harus diperbarui untuk menekan angka stunting antara lain mulai dari tingkat desa yaitu petugas atau aparat desa yang bertugas, beberapa SKPD yang terkait harus melakukan konvergensi dan tak bisa berjalan sendiri agar tujuan utama penurunan angka stunting dapat segera terwujud,” ucapnya.

Disinggung mengenai faktor lingkungan tempat tinggal warga, Nur Azizah mengaku sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan balita, bahkan prosentasenya mencapai 70 persen, untuk itu ia berharap agar masyarakat benar benar peduli terhadap lingkungan.

“Yang paling utama dari faktor lingkungan yaitu sarana prasarana jamban warga, jika di kelola dengan baik dan bersih maka faktor penyakit tak akan tumbuh dari persoalan tersebut,” tutup Azizah. Dsy9

 

Berita Terbaru

Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

Atasi Kekeringan, Bantuan Air Bersih mulai Sasar Pondok Pesantren di Pamekasan

Rabu, 05 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Berlangsungnya musim kemarau panjang mengakibatkan beberapa kawasan di Kabupaten Pamekasan mengalami kekeringan hingga krisis air…

Gerakkan Ekonomi Lokal, Pemkab Ponorogo Hadirkan Paket Diskon Kuliner 53 Persen

Gerakkan Ekonomi Lokal, Pemkab Ponorogo Hadirkan Paket Diskon Kuliner 53 Persen

Rabu, 05 Agu 2026 12:26 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menghadirkan pemberian paket…

Capai 120 Ton per Hari, Pemkot Madiun Targetkan Kurangi 30 Persen Sampah ke TPA Winongo

Capai 120 Ton per Hari, Pemkot Madiun Targetkan Kurangi 30 Persen Sampah ke TPA Winongo

Rabu, 05 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui program kampanye pilah sampah dari rumah yang telah dicanangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, telah menargetkan dapat…

Rugikan Negara Rp 3,6 M, Tunjangan Perumahan Dewan Ponorogo Tembus 7 M Per Tahun?

Rugikan Negara Rp 3,6 M, Tunjangan Perumahan Dewan Ponorogo Tembus 7 M Per Tahun?

Rabu, 05 Agu 2026 12:21 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 12:21 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Terungkapnya praktik dugaan korupsi dalam pemberian Tunjangan Perumahan (TP) Anggota DPRD tahun 2023-2026 hingga merugikan negara Rp…

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Rp3,6 Miliar, Kajari: Ada Potensi Tersangka Baru

Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Rp3,6 Miliar, Kajari: Ada Potensi Tersangka Baru

Rabu, 05 Agu 2026 11:50 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 11:50 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pasca resmi menetapkan Kabag Keuangan Sekwan DPRD Ponorogo Fuad Safrowi sebagai tersangka dalam kasus dugaan rekayasa dan murk up…

Karhutla di Gunung Bromo Meluas 7,9 Hektare hingga Watu Gede Probolinggo

Karhutla di Gunung Bromo Meluas 7,9 Hektare hingga Watu Gede Probolinggo

Rabu, 05 Agu 2026 11:35 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo meluas dari Blok Bantengan di Kabupaten…