12 Anggota Geng Motor Begal untuk Pesta Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakapolres Boyolali, Kompol Ferdy Kastalani menunjukkan para pelaku begal yang merupakan anggota geng motor BRC saat rilis.
Wakapolres Boyolali, Kompol Ferdy Kastalani menunjukkan para pelaku begal yang merupakan anggota geng motor BRC saat rilis.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Boyolali - 12 Pemuda yang tergabung dalam geng motor bernama BRC (Brutal Syndicate) diamankan aparat kepolisian. Ke 12 pemuda tersebut merupakan pelaku begal sadis yang kerap beraksi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Mirisnya, 3 dari 12 yang diamankan masih di bawah umur.

"Ada 12 tersangka, sembilan tersangka dewasa dan tiga anak-anak di bawah umur, berumur 17 tahun," ujar Wakapolres Boyolali, Kompol Ferdy Kastalani, dalam keterangan pers di Gedung Satreskrim Mapolres Boyolali, Senin (4/1/2021).

Dalam melakukan aksinya, para pelaku tak segan melukai para korban. Mereka juga kerap mempersenjatai diri saat melakukan aksinya.

Ke-12 tersangka tersebut yaitu Muhammad Eko Pambudi (22), Ranggadigda Ajibirawa (20), Muhammad Nazal Asalam (19), Alfredo Teguh Utomo (19), Bagas Hani Prakoso (19), Damasus Bagas Setya Perkasa (21), Kautsar Bagas Kusuma (19), Mohammad Rezqal Azhima (20) dan Daffa Brilian Kusuma (19). Kemudian tiga tersangka yang masih di bawah umur yakni ARO (17), KVA (17) dan SAN (17).

Dari hasil pemeriksaan, polisi menyebut para tersangka telah melakukan aksinya tak hanya di Boyolali, beberapa mengaku juga melakukan aksi begal di Sukoharjo dan Karanganyar.

Dia merinci TKP di Boyolali yakni di depan sirkuit Jalan Solo-Semarang, Kecamatan Mojosongo; Kecamatan Teras; dan Kecamatan Banyudono. Penangkapan itu bermula dari laporan kasus pembegalan pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

"Hasil dari laporan korban, tim Sapu Jagad Polres Boyolali berhasil mengungkap pada tanggal 29 Desember 2020, dengan hasil kita dapat mengenali identitas pelaku melalui CCTV. Kita berhasil mengungkap pelaku dan kita temukan 12 pelaku tersebut. Keseluruhannya berdomisili di klaten," terang Ferdy.

Dari kasus ini polisi menyita barang bukti antara lain, sepeda motor Scoopy, sejumlah ponsel, helm, satu pipa besi dan beberapa sepeda motor tersangka yang digunakan untuk beraksi. Saat ini para pelaku ditahan di Mapolres Boyolali untuk memperdalam pengembangan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan geng motor asal Klaten tersebut.

Sementara itu, salah satu tersangka mengaku kelompoknya itu sering membawa senjata tajam, seperti celurit dan gir motor saat beraksi. Saat beraksi, mereka dalam bentuk grup alias beramai-ramai.

"(Geng) Brutal Syndicate (BRC). Saya bawa gir. Hilang di jalan," kata Ranggadigda.

Rangga menyebut target korbannya dipilih secara acak. Namun, secara spesifik mereka menyasar anak muda yang sendirian. Selain itu, kata Rangga, aksi begal itu dilakukan untuk gaya-gayaan dan hasil kejahatan untuk pesta minuman keras (miras).

Atas perbuatannya, para tersangka terancam dijerat pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman 12 tahun penjara.

Berita Terbaru

Mulai 1 Agustus, Mobil Dilarang Lewat Akses Jalan Bendungan Lahor Malang

Mulai 1 Agustus, Mobil Dilarang Lewat Akses Jalan Bendungan Lahor Malang

Rabu, 22 Jul 2026 14:52 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagai infrastruktur pengelolaan sumber daya air, Perum Jasa Tirta (PJT) I selaku…

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Lindungi Hak Masyarakat, Pemkot Surabaya Wajibkan Tempat Usaha Kantongi Izin Parkir

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak masyarakat sebagai pengguna jasa parkir, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Bupati Lamongan Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sukses memajukan, membina, dan memperkuat koperasi dan UMKM di Lamongan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada Selasa (21/7/2026)…

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Lewat Game Web 'Mangrove Throne', Pemkot Ajak Generasi Muda Cintai Lingkungan

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah strategis untuk mengajak generasi muda lebih aktif bergerak sekaligus mencintai lingkungan, Pemerintah Kota…

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…