Tahun Ini BPBD Jatim Targetkan Bentuk 40 Destana

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembentukan Destana  di Desa Selok Anyar, Kec. Pasirian, Kab. Lumajang hari ini, Selasa (2/2/2021) .SP/SOLICHAN ARIF.
Pembentukan Destana di Desa Selok Anyar, Kec. Pasirian, Kab. Lumajang hari ini, Selasa (2/2/2021) .SP/SOLICHAN ARIF.

i

SURABAYA PAGI, Lumajang - Sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanggulangan bencana, tahun ini BPBD Jatim mentargetkan pembentukan 40 Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana).  Dengan tambahan ini, jumlah total Destana di Jatim akan berjumlah 702 desa/kelurahan.

Setelah kemarin, Senin (1/2/2021), Pembentukan Destana diawali di Kota Probolinggo, hari ini, Selasa (2/2/2021), kegiatan serupa berlanjut di Desa Selok Anyar, Kec. Pasirian, Kab. Lumajang.

Istimewanya, pembentukan Destana kali ini dihadiri tiga anggota DPRD Jatim, yakni, Wakil Ketua Komisi E, Ir H. Artono MM, dan dua anggota komisi E, Hari Putri Lestari dan Hj Umi Zahro.

Turut mendampingi, Plt Kalaksa BPBD Jatim yang diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Gatot Soebroto, Kalaksa BPBD Kab. Lumajang Indra Wibowo Leksana, Camat Pasirian Trikondo Cahjono, dan Kades Selok Anyar, Nur Hasim. 

Usai seremoni pembukaan oleh Wakil Ketua Komisi E Artono, pembentukan Destana lalu ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan masker oleh anggota Komisi E, Hj Umi Zahro dan penyerahan bibit pohon oleh Hari Putri Lestari kepada Kades Nur Hasyim.

Selain itu, pembentukan Destana kali ini juga ditandai dengan penanaman bibit pohon Mangga dan Srikaya di area Balai Desa Selok Anyar oleh ketiga anggota Komisi E DPRD Jatim.

Pembentukan Destana di desa dengan potensi bencana tsunami ini juga disemarakkan dengan hadirnya Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) di balai desa setempat.

Dalam sambutannya, Artono mengapresiasi langkah pembentukan Destana yang dilakukan BPBD Jatim di sejumlah desa/kelurahan.

Upaya mengedukasi masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana itu dinilai sangat tepat mengingat Jawa Timur memiliki kerentanan bencana yang tinggi.

Apresiasi yang sama juga disampaikan dua anggota Komisi E lainnya, Hari Putri Lestari, politisi PDIP dan Umi Zahro, politisi PKB. 

Keduanya bahkan setuju mengusulkan tambahan jumlah Mosipena yang dikelola BPBD Jatim.

"Untuk 38 kabupaten/kota yang semuanya memiliki kerentanan bencana, jumlah satu unit Mosipena tentu masih kurang. Idealnya, setiap daerah memiliki satu Mosipena. Hanya tentu, prosesnya harus bertahap," ujar Hari Putri Lestari.

"Kalau untuk Lumajang, coba nanti saya usulkan melalui bupatinya, Cak Thoriq. Sebab, ini penting untuk mengedukasi masyarakat," ujar Umi Zahro menguatkan.

Sementara, Gatot Soebroto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jawa Timur ini merupakan etalase bencana di tanah air. 

Sebab, semua jenis bencana di Indonesia juga berpotensi terjadi di Jatim. Termasuk, bencana likuifaksi (tanah bergerak) yang pernah terjadi di Palu, beberapa tahun lalu.

Terkait pembentukan Destana, Gatot menjelaskan, jika tahun ini BPBD Jatim akan membentuk 40 Destana. Dengan tambahan ini, jumlah total Destana di Jatim akan berjumlah 702 desa/kelurahan.

"Tapi angka itu masih jauh dari jumlah desa rawan bencana di Jatim yang jumlahnya sekitar 2.742 desa/kelurahan," terangnya.

Selain di Lumajang, pembentukan Destana hari ini juga dilangsungkan di tiga lokasi lain, yakni, Kelurahan Kepel Kec. Bugul Kidul Kota Pasuruan, Desa Kedungpanji Kec. Lembeyan Kab. Magetan dan Desa Banjarjo Kec. Kebonagung Kab. Pacitan.  

Khusus di Kota Pasuruan, pembentukan Destana juga dihadiri anggota Komisi E DPRD Jatim, Hasan Irsyad, dengan didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jatim, Andika N. Sudigda. arf

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…