Bangkitkan Gairah Berkesenian Ludruk di Kalangan Anak-Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Panggung Sanggar Anak Merdeka Indonesia yang diinisiasi Meimura.SP/AHMAD REZA
Caption: Panggung Sanggar Anak Merdeka Indonesia yang diinisiasi Meimura.SP/AHMAD REZA

i

SURABAYA PAGI, Surabaya - Pandemi Covid-19 merupakan kasus bencana multi-dimensi yang berpengaruh ke berbagai hal. Termasuk dalam aspek kesenian dan hiburan.

Ludruk kesenian khas tradisional Surabaya menjadi meredup semenjak pandemi melanda. Pembatasan sosial dan Surabaya yang menjadi zona merah tentunya membuat geliat berkesenian ini menjadi terhambat dengan tidak diperbolehkannya pementasan. Dari kondisi pandemi inilah yang membuat Meimura, seniman Ludruk senior, prihatin terhadap kondisi dari kesenian tradisional asli Surabaya khususnya dalam regenerasi seniman. Sehingga pada masa pandemi ia bersama beberapa seniman dan warga sekitar rumahnya membuat panggung Sanggar Anak Merdeka Indonesia.

“Dengan alasan pandemi, dan jika bisa dibilang ini sudah sejak lama saya ingin wujudkan bahkan sebelum adanya pandemi,” ujar Meimura saat ditemui di kediamannya, Jumat (2/4/2021).

Panggung yang berada tepat di belakang rumah Meimura tepatnya di Perumahan Gunung Anyar Emas XV, No 15, Surabaya. Panggung selebar empat kali enam meter persegi ini tersusun dari kayu dan bambu yang ditata rapi dan terkesan khas dan tradisional. Meimura mengatakan panggung dan sanggar ini pada hari teater sedunia, 27 Maret 2021 lalu diresmikan oleh Wakil Walikota Surabaya.

“Dari awalnya saya mengajak anak-anak sekitar, karena saya melihat mereka ada kejenuhan dengan aktivitasnya, dan bermula dari bermain wayang suket,” ujarnya sambil menunjukan panggung sanggar di belakang rumahnya.

Meimura mengaku jika anak anak yang datang sangat terlihat senang dan termotivasi untuk mengikuti kegiatan dari sanggar. Anak-anak yang datang ke Sanggar Anak Merdeka Indonesia ini sendiri beragam mulai dari SD hingga SMP. Bahkan Meimura mengatakan jika terkadang ada mahasiswa datang untuk sekedar melihat dan membantu latihan anak-anak ini.

“Untuk mengajak anak-anak sekitar sini tidak terlalu mengalami masalah, karena pengaruh gadget anak-anak disini masih tidak seberapa parah,” ungkapnya.

Memang secara sadar Meimura berpendapat jika kondisi pandemi ini sempat mengkhawatirkan bagi kesenian ludruk, khususnya dalam hal regenerasi. Akan tetapi setelah melihat antusiasme dari beberapa anak-anak yang antusias turut serta ikut ketika sanggar dibuka dan Meimura memainkan wayang suket membuat harapan regenerasi ada kembali. Meimura mengatakan dari sekedar wayang suket saja bisa ditarik menjadi beragam hal yang bisa dipelajari, bukan hanya cerita ludruk secara kesenian, tapi ada nilai pelajaran sejarah yang bisa diajarkan ke anak-anak.

“Sekarang anak-anak menjadi sangat antusias sekali, karena menemukan adanya keasikan dalam berkegiatan di kesenian ini, melihat temannya sudah bisa lebih jadi rasa keinginan untuk berkembanyan semakin muncul,” tukas Meimura. Arb

Berita Terbaru

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Kapal Induk AS Bertenaga Nuklir, Intip Iran

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang bertenaga nuklir dilaporkan telah tiba di area Teluk Souda, yang berada di…