Catatan Hari Jadi Surabaya ke 728

Cak Armuji, Berkreasilah, Jangan Cuma Pamer Kuliner Lama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr H. Tatang Istiawan
Dr H. Tatang Istiawan

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Armudji, kini menjabat Wakil Wali Kota Surabaya. Sebelumnya, ia anggota DPRD Jatim. Beberapa tahun sebelumnya, ia Ketua DPRD Surabaya.

Tiga-tiganya, Armudji adalah pejabat publik atau penyelenggara Negara. Dan jabatan ini semua diperoleh dari partai grassroot.

Saat Hari jadi HUT Surabaya, 31 Mei lalu, Wawali Armuji, memviralkan beberapa makanan kas Surabaya seperti lontong balap cak gendut, rujak cinggur cak Durasim, es coklat panjang umur.

Saya tak tertarik dengan viral Cak Armudji. Kuliner tradisional ini hanya dipamerkan dari bakul aslinya. Wawali tidak menampilkan sosok anak-anak muda menjual makanan tradisional.

Ini yang membuat saya yang juga warga kota Surabaya heran. Viral ini tak menunjukan kreativitas seorang Wakil Walikota Surabaya yang baru terpilih.

Ia sepertinya lupa bahwa sudah menjadi hal umum jika Indonesia memiliki berbagai macam kuliner lezat yang melegenda. Termasuk Surabaya.

Wawali satu ini juga lalai bahwa setiap daerah pasti memiliki makanan khas sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Melihat viral video yang diungguhnya, sepertinya Cak Armudji, lupa makanan seperti rujak cinggur, telah masuk ke berbagai restoran cepat saji  ke berbagai pelosok.

Sampai kini, di Surabaya, banyak warung dan hotel berbintang menyediakan rujak cingur yang sudah dikemas secara internasional.

Mengapa Cak Ji, juga tidak menampilkan rujak cingur di warung Jalan Achmad Jais, Surabaya. Warung yang didirikan Ny Liu Siang Yu pada 1970 dan kini diteruskan oleh generasi ketiga, terkenal sampai Jakarta dengan harga super mahal sampai Rp 75.000 per porsi. Juga lontong balap, kini bukan dominasi Cak Gundul saja.

 

***

 

Saat saya membuka video kuliner penampilan Cak Ji, saya teringat maraknya bisnis kuliner di kota Bandung, yang mayoritas dikelola anak-anak muda.

Kota yang dikenal dengan cuaca dingin ini berhasil masuk nominasi urutan ke 7 sebagai kota yang memiliki makanan tradisional terbaik dunia atau World's Best Cities for Traditional Foods.

Kota Bandung, memiliki makanan lokal terbaik versi kritikus restoran profesional dan 63.402 voting dari TasteAtlas.

TasteAtlas adalah situs berbasis di Kroasia yang fokus pada masakan tradisional, makanan lokal, resep autentik, dan ulasan ahli.

TasteAtlas mengumpulkan hampir 20.000 hidangan, minuman, dan bahan, serta hampir 15.000 restoran, dikumpulkan dari seluruh dunia oleh tim yang terdiri dari 30 penulis dan peneliti.

Bertahun-tahun, Bandung terkenal dengan makanan lokalnya yang lezat. Bahkan, makanan khas Bandung ini juga dapat dengan mudah ditemui di berbagai daerah. Kapan Surabaya?

Ini tantangan Cak Eri dan Cak Ji. Mestinya, kedua manajer kota Surabaya yang usianya lebih muda dari Risma, pendahulunya, mesti punya harapan buat anak-anak muda. Apalagi kini bergiat kampanye menghidupkan UMKM menjadi pilar utama ekonomi Surabaya.

Apakah Cak Eri dan Cak Ji, tidak punya impinan kota Surabaya saat dipimpinnya mudah menemui jajanan tradisional yang dimodern ini di berbagai sudut kota.

Jajanan khas Surabaya, rujak cingur, gobet atau tolet, bisa diperoleh siang sampai malam dari kaki lima hingga restoran.

Saya mendorong, Cak Eri dan Cak Jik, bisa menyulap kota Surabaya, tampil dominan sebagai kota wisata kuliner mengalahkan Bandung dan Malang.

Antara lain mengajak generasi milineal mengola makanan khas lokal Surabaya untuk  dimodifikasi kembali menjadi panganan baru yang  menggugah selera dan wajib dicicipi wisatawan.

Selain rujak cingur dan lontong balap, di Surabaya sudah lama dikenal sate kelopo Ondomohen, Sego Sambel Mak Yeye di daerah Jagir, Wonokromo, Kepiting Cak Gundul di Kupang Indah, tahu Campur Kalasan dan Mayjen Sungkono, Tahu Tek dan Tahu Telor Pak Jayen di daerah Gubeng Rawon Setan Embong Malang,  Pecel Semanggi Taman Bungkul, Bebek Sinjay Madura, Soto Ayam Lamongan Cak Har Soto Gubeng Pojok, Soto Ambengan Pak Sadi, Kupang Lontong Cak Kartolo, Zangrandi Ice Cream, Bubur Madura Pasar Atom Nasi Cumi. Bebek Palupi belut goreng.  Sirup buah mangrove yang berkhasiat mengobati berbagai penyakit. Nasi Campur Tambak Bayan, Es Campur Tidar. Es Teler Pacar Keling. Es Teler Tanjung Anom, Degan Ijo, Legen Tuban dan es Cao.

Menurut saya, mengembangkan Surabaya juga menjadi kota kuliner butuh  political will dari Cak Eri dan Cak Ji.

Political will akan membumi bila Cak Eri dan Cak Ji mau turun ke lapangan sampai ke kuliner

pelosok-pelosok. Apalagi kini Cak Eri, berusaha ngantor di kelurahan. Bila perlu Cak Eri dan Cak Ji, bentuk tim khusus kuliner khas Surabaya dengan anggota mayoritas anak muda.

Lebih-lebih sejak menjabat Kepala Bapeko, Cak Eri telah membangun sistem smart city.

Ini membutuhkan kreativitas dari Cak Eri dan Cak Ji. Apalagi ingin menciptakan Surabaya kota nyaman (livable city) bagi warga kota Surabaya. ([email protected])

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…