Risiko Konsumsi Mie Instan Berlebih Bagi Bumil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ibu hamil yang sedang menyantap mie instan. SP/ SBY
Ibu hamil yang sedang menyantap mie instan. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saat masa kehamilan, ibu hamil biasanya akan disarankan untuk lebih selektif ketika memilih makanan. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan yang mengandung kurang nutrisi, seperti mi instan.

Mie instan merupakan salah satu makanan favorit banyak orang dari berbagai kalangan dan usia, karena rasanya yang gurih, serta pembuatannya yang cepat dan mudah. Menurut survei kesehatan nasional, mie instan dikonsumsi setidaknya 1-6 kali per minggu oleh sekitar 70% orang dewasa di Indonesia, dan penggemar mie instan meningkat hampir 5% setiap tahunnya.

Meski masuk ke dalam kategori junk food dan memiliki kandungan nutrisi yang rendah, bukan berarti ibu hamil sama sekali tidak diperbolehkan menyantap mi instan. Mi instan boleh dikonsumsi saat hamil, tetapi sebaiknya seminggu sekali saja.

Pasalnya, ibu hamil dan bayi di dalam kandungannya membutuhkan nutrisi dalam jumlah banyak. Nutrisi tersebut penting untuk pertumbuhan kehamilan, berat badan bayi sesuai usia kehamilan, tumbuh kembang otak, tulang, organ lain, dan sistem imunitas tubuhnya.

Jadi, apabila ibu hamil terlalu sering mengonsumsi mi instan, dikhawatirkan nutrisinya tidak bisa mencukupi kebutuhan ibu hamil dan bayinya.

Mengonsumsi makanan tinggi garam dalam waktu yang lama dapat meningkatkan risiko ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, terutama yang sudah punya risiko hipertensi.

Tekanan darah tinggi selama kehamilan tidak selalu berbahaya, tetapi dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti preeklampsia.

Memiliki faktor risiko hipertensi dan ditambah dengan rutin makan mie instan saat hamil bisa sangat berbahaya bagi kesehatan ibu dan bayi.

Bukan hanya mi instan, semua makanan tinggi MSG sebaiknya memang dibatasi oleh ibu hamil. Konsumsi garam berlebihan saat hamil bisa menyebabkan tekanan darah meningkat dan berisiko menyebabkan preeklampsia.

Garam berlebih dalam makanan juga bisa menyebabkan kembung dan pusing. Sebab, garam bersifat retensi cairan atau menahan cairan yang bisa menyebabkan terjadinya edema (pembengkakan) karena penumpukan cairan pada kaki, tangan, dan wajah.

Sumber karbohidrat yang satu ini bisa memicu terjadinya peningkatan kadar gula dan dalam darah, tetapi juga dapat menurun dengan cepat. Akibatnya, ibu hamil mudah merasa lapar lantaran mengonsumsi karbohidrat tanpa nutrisi seimbang, seperti protein dan lemak.

Oleh karenanya, jika mengonsumsi mi instan, bisa ditambahkan dengan sayuran dan protein, seperti telur dan daging. Dsy7

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…