Jual Tabung Oksigen Palsu, Arek Simorejo Ditangkap Polda Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan tabung oksigen palsu hasil merestorasi dari tabung alat pemadam api disita dari tangan pelaku NW, warga Simorejo Surabaya. SP/ARL
Puluhan tabung oksigen palsu hasil merestorasi dari tabung alat pemadam api disita dari tangan pelaku NW, warga Simorejo Surabaya. SP/ARL

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar pembuatan tabung oksigen palsu kepada masyarakat. Dari kasus ini polisi mengamankan satu tersangka dan barang bukti. Adalah seorang pria bernama NW alias NG, (52) warga Jalan Simorejo Surabaya.

Ironisnya tabung ini dibeli pasien covid-19. Untung korban tidak meninggal dunia. Penangkapan dilakukan Kamis (12/8/2021) lalu. Pelaku pembuat CV. Surya Artha Kencana.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman menerangkan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat adanya edaran tabung oksigen palsu kemudian dilidik untuk menemukan barang bukti.

Selanjutnya, anggota melakukan penyelidikan. Karena, pelaku menjual lewat media sosial, pihaknya bekerja sama dengan cyber untuk mengetahui lokasi pelaku. Tak butuh waktu lama, akhirnya anggota mengetahui lokasi pelaku dan langsung diamankan.  "Kita amankan satu tersangka berinisial NW alias NG umur 52 di rumahnya. Bahkan rumah pelaku juga dipergunakan sebagai bengkel tabung apar," terang Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Rabu (18/8/2021).

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan terbongkarnya kasus ini bermula dari orangtua korban berinisal WD yang terpapar Covid-19. Karena kondisinya memburuk, WD lantas membeli tabung oksigen melalui media sosial (medsos) pada 27 Juli 2021. Ia pun ditawari dua tabung oksigen masing-masing ukuran satu meter kubik, seharga Rp 4 juta oleh pelaku NW.

"WD adalah konsumen yang membutuhkan tabung oksigen. Yang kemudian mendatangi CV milik tersangka di daerah Simorejo, Surabaya," jelas Nico, Rabu (18/8/2021).

Setelah membeli tabung tersebut, WD langsung memberikannya kepada orangtua dengan harapan kondisinya membaik. Namun, kesehatan orangtua korban justru memburuk.

Korban curiga dengan tabung yang dibelinya. Terlebih memiliki warna dasar merah, bentuknya sama persis dengan tabung alat pemadam api ringan (apar). Curiga, korban kemudian melaporkan ke polisi.

Sedangkan modus pelaku tersangka NW mempunyai usaha CV SAK yang bergerak di bidang pengisian alat pemadam kebakaran dan repacking/modif/produksi dari tabung pemadam kebakaran (CO2).

Kemudian, tabung APAR ( Alat Pemadam Api Ringan CO2), bekas dengan ukuran volume 1 meter kubik, 1,5 meter kubik, didapat dari konsumen yang tidak mengambil kembali pada saat melakukan pengisian tabung.

Selanjutnya, tabung tersebut dikeluarkan isinya dan dibersihkan dalamnya, dalam melakukan hal tersebut tersangka tanpa dilengkapi dengan standar sterilisasi kesehatan/medis. Kemudian, oleh pelaku dilakukan pengecekan ulang dengan warna putih dan selanjutnya dilakukan pengisian oksigen (O2), dimana tidak dilakukan pengujian terlebih dahulu dan tersangka tidak mempunyai keahlian bidang kesehatan.

Tabung tersebut, dirakit dengan menambahkan regulator oxygen kemudian menindas tulisan atau gedrikan oksigen pada tabung dan menempelkan stiker bertuliskan O2 Oxygen sehingga terlihat seperti tabung Oksigen baru.  "Dijual kepada konsumen atau pemakai dengan sistem pembayaran via transfer dan bertemu langsung,"paparnya.

Akibat perbuatannya NW telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dikenakan Pasal 197 UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Barang bukti yang diamankan diantaranya, 800 tabung apar dan tabung selam, 4 tabung ukuran 6 M3 yang berisi Oxygen, 9 tabung ukuran 6 m3 kosong, 43 tabung ukuran 1 M3 kosong warna putih, 20 tabung ukuran ½ M3 kosong warna putih, 3 tabung ukuran 1 ½ M3 kosong warna putih, 15 buah besi kaki tabung, 1 bendel karbit las listrik, 1 mesin las, 1 bendel stiker bertuliskan tabung “Oxygen Medical Grade”, 6 buah bukti pembayaran pengisian oksigen. ham/cr2/ril

Berita Terbaru

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Pelajar Surabaya Rancang Permainan untuk Lawan Penipuan Keuangan Digital

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tingginya akses layanan keuangan belum sepenuhnya diikuti pemahaman yang memadai, terutama di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi t…

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Rumah Pompa Surabaya Capai 90 Persen, Pemkot Targetkan Selesai November

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat penyelesaian pembangunan rumah pompa dan infrastruktur pendukung pengendalian banjir…

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Bimtek SIROLEG, Satpol PP Madiun Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun memperkuat pengawasan peredaran rokok ilegal melalui peningkatan kemampuan petugas d…

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapasitas Pompa Sekardangan

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo meningkatkan kapasitas pompa Sekardangan dari 50 menjadi 250 liter…

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Salam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas…

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…