Keroyok Warga di Alun-alun Jombang, 7 Pesilat Diamankan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketujuh anggota pencak silat pelaku pengeroyokan dipamerkan di hadapan awak media saat rilis pers di Mapolres Jombang. 
Ketujuh anggota pencak silat pelaku pengeroyokan dipamerkan di hadapan awak media saat rilis pers di Mapolres Jombang. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Polres  Jombang berhasil mengamankan 7 orang anggota perguruan silat yang melakukan pengeroyokan terhadap warga yang sedang berfoto di Alun-Alun Kota Santri. Tiga pelaku ditetakan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan mengatakan gerombolan pesilat tersebut berjumlah sekitar 30 orang. Mereka berkonvoi ke Jombang kota setelah penggalangan dana di Desa Keras, Kecamatan Diwek pada Minggu (2/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sampai di Alun-alun Jombang, gerombolan dari salah satu perguruan silat ini menghampiri 5 pemuda yang asyik nongkrong. Yaitu NBS (19), warga Kunjang, Kediri, IS (16), warga Purwoasri, Kediri, serta FAV (16), ITU (17) dan FMK (15), ketiganya warga Gudo, Jombang.

"Mereka menanyai para korban apakah ada yang dari perguruan silat lain. Namun, tidak ada satu pun dari korban menjadi anggota perguruan silat yang dimaksud," kata Teguh kepada wartawan di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (4/1/2022).

Tiba-tiba salah seorang dari gerombolan pesilat tersebut marah sambil menuduh di antara korban ada yang melotot kepada dirinya. Pelaku lantas memukul pelipis kiri salah seorang korban yang dituduh melotot tersebut.

Sontak aksi main hakim sendiri pecah. Gerombolan pesilat itu mengeroyok lima korban sekaligus hingga babak belur. Mereka meninggalkan para korban begitu saja setelah melakukan penganiayaan.

"Sehingga para korban mengalami luka lebam di bagian muka dan tubuh," terang Teguh.

Teguh menjelaskan para korban langsung melapor ke Polres Jombang pada Senin (3/1) dini hari. Saat itu juga polisi memburu para laku. Hasilnya, petugas meringkus 7 pemuda yang diduga mengeroyok para korban.

"Dari 7 orang yang kami amankan, 3 orang kami tetapkan sebagai tersangka dan kami tahan. Karena yang melakukan pemukulan 3 orang itu, 4 lainnya hanya membonceng pelaku," jelas Teguh.

Tiga tersangka yang saat ini ditahan di Rutan Polres Jombang yaitu WTN (19) dan YAS (17), warga Desa Puton, Diwek, Jombang, serta AA (17), warga Desa Mayangan, Jogoroto, Jombang.

Mereka dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Sedangkan 4 pemuda yang sempat diamankan, kini berstatus saksi. Mereka hanya dikenai wajib lapor.

"Kami masih melakukan pendalaman terhadap pelaku yang lain," tandas Teguh.

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…