Kunjungi Pesantren di Jombang, Kepala BPNT: Santri Kuasai Medsos untuk Melawan Narasi Radikal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komjen Pol Boy Rafli Amar, berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (14/3/2022).
Komjen Pol Boy Rafli Amar, berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (14/3/2022).

i

 SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar, berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (14/3/2022).

Selain ke Pesantren Tebuireng, Boy Rafli juga menemui ratusan santri yang sedang mengikuti speech contest tingkat nasional di Pondok Pesantren Tahfidz Al Quran Cinta Rasulullah Tembelang, Kabupaten Jombang.

Di hadapan ratusan santri mantan Kapolda Papua itu menyebut peran penting santri dalam menangkal penyebaran faham radikal. Dia pun meminta para santri ikut memainkan narasi-narasi positif melalui media sosial (Medsos).

Selain itu, Boy Rafli juga berharap para santri terus belajar untuk menguasai berbagai bahasa untuk mengimbangi narasi radikalisme yang terus berkembang melalui media sosial. “Sosial media harus dikuasai oleh orang-orang baik. Kalau tidak, nanti contoh-contoh jahat itulah yang akan diikuti oleh generasi muda Indonesia,” kata Boy Rafli di Tahfidz Al Quran Cinta Rasulullah Tembelang, Jombang, Senin (14/3/2022).

Dalam kesempatan itu, mantan Kadiv Humas Polri itu juga membeberkan fakta pengaruh narasi radikal melalui media sosial telah mempengaruhi persepsi masyarakat di berbagai negara.

Dia menyebutkan, sedikitnya 120 negara yang warganya terpapar radikalisme. Di Indonesia, narasi-narasi dari kelompok radikal berbahasa Inggris yang tersebar melalui media sosial (Medsos) membuat 2.157 warga terpapar faham radikal.

“Yang menggunakan narasi agama dalam bahasa Inggris di internet, itu sangat besar sekali. Jumlah konten-konten yang mereka anggap sebagai sebuah perjuangan agama dan mungkin semua sudah mendengar ada pergerakan ISIS. ISIS sendiri sudah dikenal seluruh dunia dalam terminologi bahasa Inggris,” ujar Boy Rafli.

 

Dia mengungkapkan, narasi-narasi radikal seperti yang dipropagandakan oleh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sangat banyak berseliweran melalui media sosial. Sebaran itu kemudian membuat ribuan warga Indonesia berangkat ke Irak dan Syiria karena tertarik dengan narasi perjuangan untuk meraih kejayaan Islam yang ditawarkan.

“Karena terpapar paham radikalisme melalui konten-konten berbahasa Inggris, orang Indonesia saja yang sudah tercatat berangkat itu ada 2.157 orang," ungkap Boy Rafli.

Adapun mereka yang berangkat, jelas dia, terdiri dari laki-laki, perempuan, hingga anak-anak, dan berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Boy Rafli Boy mengatakan, sejumlah cara dilakukan untuk mencegah hal tersebut.

Dia juga mengajak berbagai pihak untuk memperkuat pilar Undang-Undang Dasar 1945, Ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Sebelumnya, saat di Pesantren Tebuireng, Boy Rafli pentingnya menjaga semangat hubbul wathon minal iman atau cinta tanah air sebagian dari iman yang diwariskan oleh Pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari.

Semangat cinta tanah air, jelas dia, menjadi penguat bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan, cobaan, gangguan yang dipengaruhi kondisi global. Boy juga mengajak semua elemen umat Islam untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dengan terus menjalin silaturahmi untuk penguatan Islam yang rahmatan lil alamin dengan semangat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.

Selama kunjungan di Jombang, pada Senin, Boy Rafli Amar berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Pesantren Tahfidz Al Quran Cinta Rasulullah Tembelang, serta Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Saat di Pesantren Tebuireng, Boy Rafli Amar menggelar diskusi tertutup dengan pengasuh pesantren.

Setelah itu, dia menziarahi makam pendiri NU, Kiai Hasyim Asy’ari. Di Pesantren Tambakberas, Boy Rafli Amar mengawali kunjungannya dengan menziarahi makam Kiai Wahab Cahsbullah, ulama pendiri NU, dilanjutkan bersilaturrahmi dengan para pengasuh dan pengurus Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Rif

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…