Pemkot Mojokerto Evaluasi Program Inkubasi Wirausaha Bidang Pertanian, Perikanan dan Peternakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Forum Group Discussion (FGD) bersama 79 ketua Kube beserta pendamping, lurah dan camat serta OPD terkait. SP/Dwy AS
Forum Group Discussion (FGD) bersama 79 ketua Kube beserta pendamping, lurah dan camat serta OPD terkait. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dalam rangka evaluasi program inkubasi wirausaha bidang pertanian, perikanan, dan peternakan, Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama 79 ketua Kube beserta pendamping, lurah dan camat serta OPD terkait.

Forum diskusi yang digelar di pendopo Sabha Mandala Tama Kantor Pemerintah Kota Mojokerto ini dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan menghadirkan Ani Wijaya Kepala DiskopUKMperindag Kota Mojokerto sebagai Narasumber. Rabu (13/4/2022).

"Program - program seperti ini memang pasti kita evaluasi, karena kita juga dinilai oleh Pemerintah Pusat dalam menjalankan sebuah program keberhasilannya sejauh mana, dari forum ini nanti silahkan didiskusikan untuk mendapatkan keputusan yang terbaik yang akan dijadikan rekomendasi kepada kami," ungkap Ning Ita.

 

Dengan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan, membuat sektor pertanian, perikanan, dan peternakan sejak awal tidak masuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Mojokerto. Namun disaat pandemi covid -19 melanda justru sektor pertanian, perikanan, dan peternakan lah yang tidak terdampak secara signifikan, hal ini membuat seluruh daerah di Indonesia  mulai menggerakan kembali sektor tersebut.

"Dengan keterbatasan lahan yang dimiliki, wilayah perkotaan harus pandai membuat inovasi, namun pelaksanaan skema ini harus tetap harus diawasi secara mendetail, karena program ini juga dinilai oleh Pemerintah Pusat, ada tidak hasilnya, jika tidak ada hasilnya tentu ini akan jadi catatan rapor buruk bagi Pemerintah Kota, maka hasilnya harus dievaluasi," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Ning Ita, keberhasilan penyelenggaraan sebuah pemerintahan adalah bagaimana daerahnya harus maju, dimana tolak ukurnya adalah pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Maka dikatakan sukses penyelenggaraan sebuah Pemerintahan jika pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya baik, begitupun sebaliknya.

"Inilah yang menjadi tolak ukur keberhasilan kami yang ada di Pemerintahan, kalau daerah nya maju, kalau masyarakatnya sejahtera berarti Pemerintahnya berhasil," imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Wali Kota pada forum ini, R Happy Dwi Prastiawan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

DLHKP Kota Kediri Bersih-bersih Cagar Budaya Jembatan Lama

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar aksi bersih-bersih di kawasan cagar budaya Jembatan…

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Kurir 1 Kg Sabu Divonis 15 Tahun, 2 Tahun Lebih Ringan dari Tuntutan 

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:58 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Ika Indah Rahmawati (41), terdakwa kasus …

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Wamenag Maklumi Orang Makan Siang di Warung saat Ramadhan

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i ingin sikap saling menghormati juga timbul dari orang yang berpuasa. Dia…

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

KPK Ungkap Kelihaian Petinggi Bea Cukai Sembunyikan Aset Korupsi

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan koper berisi uang Rp5 miliar terkait kasus dugaan korupsi importasi yang menjerat…

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Nia Daniaty, Dikejar-kejar Korban CPNS Rp 8,1 Miliar

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penyanyi Nia Daniaty yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-61, berurusan dengan Pengadilan. Saat itu ia rayakan secara…

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

BNN Tegaskan Vape Bukan Alat Bantu Berhenti Merokok

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 18:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan, bahwa rokok elektronik atau biasa disebut vape, tidak serta merta sebagai alat b…