Kuasa Hukum Kepala Desa Gunung Kembar, Telaah Permasalahan di Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto ; Drs. Ec.Moh. Anwar, SH kuasa hukum Farid Santoso Kepala Desa Gunung Kembar dan Sekdesnya di Kediamanya ( ft. Ainur Rahman)
Foto ; Drs. Ec.Moh. Anwar, SH kuasa hukum Farid Santoso Kepala Desa Gunung Kembar dan Sekdesnya di Kediamanya ( ft. Ainur Rahman)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Buntut dari penggelapan dana kegiatan Desa Gunung Kembar yang diduga dilakukan Pj. Totok semakin memanas, pasalnya data dan bukti-bukti pemalsuan pekerjaan proyek yang sudah dikerjakan semakin terlihat jelas.

Banyaknya persoalan itu diungkapkan oleh Sekretaris Desa Gunung Kembar yang mendampingi Pj. Totok pada saat menjadi Pj di Gunung Kembar.

Kepada Surabaya Pagi, Sekretaris Desa di dampingi Kepala Desa Gunung Kembar, Farid Santoso mengatakan, kalau setiap ada kegiatan pekerjaan itu selalu tersisa anggaran dan sisa anggaran ini tidak transparan.

"Jika memang ada sisa anggaran itu kan masuk ke Dana Silpa, artinya dikembalikan ke Kas Desa, ini gak jelas," katanya, Kamis (23/06).

Dugaan tidak transparannya dana desa yang dilakukan Pj Totok itu ditegaskan oleh Farid Santoso yang saat itu menjabat sebagai bendahara desa.

"Seingat saya hanya dua kali tanda tangan berkas, pada saat akan mencairkan dana desa, setelah itu gak lagi, bisa jadi tanda tangan saya dicatut," tudingnya.

Sementara Pj. Totok saat di konfirmasi media ini, hanya mengatakan, pihaknya sudah melakukan sesuai dengan prosedur.

"Saya sudah menjalankan sesuai dengan prosedur, dan mengikuti instruksi Rahmat sebagai anak dari Almarhum Singkim Kepala Desa Gunung Kembar," pungkasnya.

Di sisi lain, Kuasa Hukum Farid Santoso Kapala Gunung Kembar, Drs. Ec. Moh. Anwar, SH. mendesak Camat Manding untuk segera memanggil kedua belah pihak untuk di mediasi.

"Saya sudah menghadap pak Camat Manding agar segera memanggil saudara Totok dan Kepala Desa Gunung Kembar, agar segera dilakukan mediasi," katanya.

Sebab, kata dia, jika dibiarkan tidak akan ada titik temu dalam  persoalan. ‘’Malah semakin memblunder,’’ pungkasnya .(Ar)

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …