Peringati Satu Abad Terate Emas, PSHT Lamongan Gelar Kirab Budaya Nusantara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua PSHT Cabang Lamongan, Harto meletakan batu pertama pembangunan gedung Sasana Manggala Krida di Sukodadi. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Ketua PSHT Cabang Lamongan, Harto meletakan batu pertama pembangunan gedung Sasana Manggala Krida di Sukodadi. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

Ketum Pusat PSHT Ambil Air dan Tanah Kelahiran Gajah Mada di Ngimbang

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Rangkaian kegiatan dalam rangka Satu Abad Terate Emas tahun 1922-2022 mulai digelar, salah satunya menggelar Kirab Budaya Nusantara, dan pengambilan air di bumi kelahiran Patih Gajah Mada di Ngimbang Lamongan, Senin (11/7/2022).

 

Pengambilan air di bumi pemersatu Nusantara itu dilakukan langsung oleh ketum pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), R. Moerdjoko HW bersama jajarannya, sebagai bagian ikhtiar untuk tidak melupakan sejarah dalam upaya menebar kemanfaatan untuk masyarakat.

Usai pengambilan air dalam kirab yang dilakukan oleh Tim Sadewa ini,  dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung 'Sasana Manggal Krida', di Sekretariat PSHT Cabang Lamongan, Jalan Raya Menongo Nomor 22 Sukodadi-Lamongan.

Ketua Umum PSHT, R. Moerdjoko HW mengatakan, kirab budaya ini digelar dari Sabang sampai Merauke guna menyemarakkan pagelaran ini, salah satunya seperti di Sabang, PSHT melakukan atraksi silat untuk menghibur para wisatawan setempat. 

"Peringatan satu abad ini mengambil tema Menjaga Konsistensi Jati Diri Setia Hati Terate dalam Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dan Nasionalisme sebagai Pelopor Ajaran Budi Luhur," ujar Moerdjoko melalui keterangan tertulisnya.

Tak hanya di Sabang, Moerdjoko menjelaskan, kegiatan itu juga akan berlangsung secara beriringan di seluruh Indonesia (dari Sabang sampai Merauke), dan luar negeri, yang diikuti mulai dari tingkat pusat sampai tingkat rayon.

"Dimulai 1 Juni 2022, kita melakukan kirab budaya dengan diawali pengambilan tanah dan air di tiap cabang (kabupaten/kota) yang dilakukan secara serentak, dan akan disatukan di Padepokan Agung Madiun," terang Moerdjoko.

Selama melakukan kirab, tambah Moerdjoko, dari Sabang pihaknya didampingi oleh Mas Harsono selaku Dewan Pusat dan Didik Mukrianto selaku Pengurus Pusat. Sedangkan di wilayah paling timur di Merauke dilakukan oleh Ketua Dewan Pusat Mas Issubiantoro.

Diungkapkan, penyatuan tanah dan air dari seluruh wilayah Indonesia ini dimaksudkan untuk terus mengingatkan akan pentingnya persatuan dalam kebhinekaan dan pentingnya untuk terus memupuk tali persaudaraan dalam keberagaman.

Menurutnya, kodrat kebhinekaan ini merupakan pondasi kebesaran PSHT dan kebesaran bangsa Indonesia. "Agenda besar satu abad ini merupakan momentum sejarah perjalanan bagi organisasi PSHT guna menjaga marwah ajaran adat, tradisi dan aturan, demi tetap tegaknya panji-panji Setia Hati Terate di Bumi Pertiwi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Lamongan, Harto, didampingi Ketua Kirab Budaya Nusantara Mas Rosadin, dan Pengurus PSHT Pusat Madiun Mas Hendrik membenarkan bahwa pengambilan tanah dan air di Lamongan ini dilakukan di bumi tempat lahirnya Gajah Mada, Ngimbang. Sebab, hal itu tak lepas dari nilai sejarah yang ada di lokasi setempat.

"Tempat itu karena memiliki nilai sejarah yang tinggi dan bermanfaat bagi kehidupan. Nanti air dan tanah ini dikumpulkan jadi satu untuk pembangunan monumen. Simbol monumennya nanti adalah bumi yang disangga dengan 4 tangan, maksudnya adalah SH Terate harus bisa menjadi pelopor di persaudaraan dan persatuan. Ini filosofinya," paparnya.

Harto juga berharap, ke depan SH Terate bisa lebih dicintai masyarakat, dan SH Terate bisa terus menebar manfaat bagi masyarakat. "Semoga seluruh kegiatan satu abad ini bisa berjalan sukses dan bermanfaat bagi sesama. Karena SH Terate hadir untuk mengabdi pada bangsa dan negara," katanya. jir

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…