KPU Kabupaten Pasuruan Usulkan Anggaran Rp 81,7 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pemilihan Umum (Pemilu) atau Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) memang pesta demokrasi yang sangat mahal. Bahkan untuk tingkat daerah seperti Kabupaten Pasuruan, anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada tahun 2024 mendatang, diusulkan sampai Rp 81,7 miliar.

Usulan anggaran Pilkada 2024 itu disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan untuk membiayai semua kebutuhan dalam pelaksanaan pemilihan nanti. Dan anggaran yang diusulkan KPU itu memang lebih besar dibandingkan untuk Pilkada 2019 lalu.

Dikatakan Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin, ada beberapa alasan yang membuat anggaran membengkak dibandingkan Pilkada sebelumnya. Di antaranya adanya kenaikan honor petugas pemilu.

"Honor KPPS, PPS, dan PPK akan naik. Kenaikannya cukup signifikan. Jika ditotal, 53 persen total anggaran yang diajukan itu untuk pembayaran honor petugas," kata Zainul, Jumat (15/7/2022).

Selain itu, kata Zainul, ada juga anggaran rutin seperti operasional yang bertambah dibandingkan lima tahun lalu. Termasuk Pilkada ini didesain dalam situasi pandemi sehingga akan ada penambahan TPS yang tidak sama dengan dulu.

Jika pada Pilkada 2019, jumlah TPS hanya 2.380 titik. Sedangkan tahun 2024 nanti ada penambahan menjadi 3.096 TPS di seluruh Pasuruan. "Asumsinya, per TPS hanya menampung 500 pemilih. Sebelumnya 1 TPS menampung 800 lebih pemilih, tentu penambahan ini juga menambah biaya," jelasnya.

Disampaikan pula, masih ada biaya untuk pengadaan alat pengukur suhu badan, APD, hand sanitizer, masker, sarung tangan dan sebagainya. "Jadi biaya lebih tinggi. Selain itu, ada juga pengadaan untuk kotak suara yang sudah rusak dan pengadaan logistik lainnya," paparnya.

Ia mengaku sudah menyampaikan kebutuhan anggaran untuk Pilkada ini ke Pemkab Pasuruan dan DPRD Kabupaten Pasuruan. "Harapannya bisa disetujui. Dan jika disetujui, bisa cair dua termin, pertama tahun 2023 sekitar 40 persen dan termin kedua tahun 2024 sebesar 60 persen," tutupnya. ris

Berita Terbaru

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Advokat Senior H. Mohammad Siddik, S.H. Desak Propam Periksa Penyidik Polresta Sumenep

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 09:07 WIB

Kasus BBM di Sumenep Disorot…

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Baru 49,25 Persen dari 116 Juta Wajib Pajak Kendaraan yang Patuh

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:07 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Jasa Raharja mencatat tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, baru mencapai 49,25 persen hingga September 2026, dari total 116…

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Rupiah Melemah ke Rp 18.184 per Dollar AS

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:05 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi kombinasi faktor eksternal dan domestik. Tekanan tersebut antara…

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

IHSG Ditutup Menguat Ikuti Bursa Saham Kawasan Asia

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 01:02 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG…

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Bahlil Peringatkan KKKS Segera Eksekusi Proyek Migas Mangkrak

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi peringatan keras kepada para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS)…

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Istri Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Menangis Histeris

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Prarekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, diwarnai momen emosional saat…