Bukan Sesat, Ini Alasan MUI Soal Ceramah Ustadz Hanan Attaki Ditolak 4 Kota di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ustadz Hanan Attaki
Ustadz Hanan Attaki

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Rencana Ceramah Ustadz Kondang Hanan Attaki mendapatkan penolakan dari 4 Kota di Jawa Timur. Ceramah ustaz kondang tersebut diketahui ditolak di empat daerah, yakni Gresik, Jember, Situbondo, dan Sidoarjo.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur merespons penolakan itu melalui Ketua Komisi Fatwa, KH Ma'ruf Khozin. Menurut dia, penolakan itu terjadi karena paham yang dibawa Hanan Attaki dikhawatirkan akan bertentangan dengan tatanan dakwah atau kultur pesantren yang sudah ada di daerah yang melakukan penolakan.

KH Ma'ruf Khozin menyatakan beberapa daerah memiliki kultur islam yang sudah mengakar kuat, tingkat keilmuannya tinggi, pesantrennya banyak, serta ahli dzikirnya. Maka ketika ada penceramah atau pendakwah yang berbeda kultur, dikhawatirkan akan bertentangan dengan tatanan yang sudah ada di dadrah tersebut sehingga mengganggu kondusivitas. Oleh karena itu pemerintah setempat tidak mengeluarkan izin kegiatan tersebut demi menjaga kondusifitas wilayah setempat.

"Kalau tiba-tiba ada pendakwah yang berbeda kultur, beda cara, seperti dakwah gaul (gaya ceramah Hanan Attaki, red) bagaimana? Sementara di Jatim sudah religius, dikhawatirkan merusak tatanan," kata Khozin di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (27/07/2022).

Khozin menambahkan, penolakan yang terjadi di Jember dan Situbondo bukan mengartikan dai muda itu ditolak ceramah di seluruh daerah di Jawa Timur. Karena pada kenyataannya, di beberapa daerah di Jawa Timur masih memperbolehkannya berceramah.

Ia mencontohkan di Surabaya Hanan Attaki diperbolehkan menggelar kegiatan ceramah. "Di beberapa daerah boleh. Di Surabaya diterima. Tergantung heterogen masyarakatnya," ujar Khozin.

Khozin menyebutkan, tatanan yang sudah religius atau sudah baik tentu akan mendatangkan penceramah atau pendakwah yang lebih ahli, seperti majelis dzikir atau lainnya.

Dirinya menjelaskan, ceramah Hanan Attaki tidak termasuk dalam kategori sesat. Hanya saja metode yang digunakan Ustaz yang disebut akrab dengan kaum milenial itu disinyalir berbeda dengan kultur kedaerahan Jatim.

"Enggak (kalau sesat), cuma metode. Boleh jadi di satu provinsi cocok, sementara metode itu di wilayah yang di sini pesantrennya ribuan belum tentu cocok," (by/cha)

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …