Parkir di Kota Pasuruan Akan Pakai Elektronik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru parkir menjaga kendaraan di kawasan perbelanjaan Pasuruan. Pemkot Pasuruan tengah mewacanakan memakai e-parking
Juru parkir menjaga kendaraan di kawasan perbelanjaan Pasuruan. Pemkot Pasuruan tengah mewacanakan memakai e-parking

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan – Parkir pasar di Kota Pasuruan dinilai bisa potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang menjanjikan. Asalkan, pengelolaannya tepat. DPRD Kota Pasuruan mendorong agar pemerintah kota mulai melakukan alih teknologi dalam mengelola parkir tersebut.

Pasalnya, selama ini pemerintah sudah memberlakukan retribusi terhadap parkir pasar. Mulai dari Pasar Kebonagung, Pasar Karangketug, Pasal Mebel, Pasar Gadingrejo dan Pasar Poncol. Hanya saja penarikan retribusi masih dilakukan secara manual.

”Tahun ini kami minta sudah bisa dilakukan perencanaan yang matang terkait pendapatan parkir pasar,” kata anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan Moch. Arief.

Menurutnya, penarikan retribusi parkir secara manual merupakan cara yang sudah usang. Pemerintah perlu memperhitungkan penerapan teknologi dalam pengelolaan parkir tersebut. Yakni e-parkir. Apalagi hal itu sebenarnya bukan hal baru. Setidaknya, pemerintah sudah menerapkannya di RSUD dr. R. Soedarsono.

”Kami melihat antara potensi dengan hasil pendapatan retribusi yang masuk ini sangat jomplang,” jelasnya.

Padahal ia menganggap pasar punya potensi besar. Karena tempat itu menjadi pusat perputaran ekonomi yang hampir setiap hari tak pernah mati. Sehingga potensi retribusi parkirnya juga bisa lebih besar. Politikus PDIP tersebut berujar, dengan penerapan e-parkir, potensi pendapatan yang bakal diterima daerah lebih mudah terpenuhi. Dengan demikian, sektor parkir bisa menjadi salah satu pemicu kenaikan pendapatan asli daerah.

”PAD Kota Pasuruan bisa naik dan yang terpenting lagi tidak ada kebocoran,” ujarnya.

Setiap tahunnya, realisasi pendapatan parkir pasar di Kota Pasuruan hanya bernilai ratusan juta rupiah. Tahun ini misalnya, pemerintah menargetkan Rp 246 juta dari pembayaran retribusi parkir di lima pasar. Dan target pendapatan dari Pasar Poncol besarannya yang paling sedikit. Yakni sekitar Rp 8 juta.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf merespons usulan penerapan e-parkir di pasar-pasar. Ia juga mengaku memiliki perhatian terhadap potensi pendapatan dari sektor itu. Ia yakin pendapatan parkir bakal lebih besar bila dikelola sebaik mungkin.

Menurutnya, penerapan e-parkir perlu dikaji lebih dulu. Sejauh mana efektivitasnya. Baik dari sisi pelayanan serta dalam mendongkrak sumber pendapatan. ”Kami juga sudah membicarakan ini. Kami ingin pengelolaan parkir secara keseluruhan bisa lebih tertib, penataannya baik, serta bisa memacu peningkatan PAD,” pungkasnya. ris

Tag :

Berita Terbaru

Cegah Deepfake dan Hoax, Polres Blitar Beri Edukasi Pemanfaatan AI pada Siswa/Siswi SMA

Cegah Deepfake dan Hoax, Polres Blitar Beri Edukasi Pemanfaatan AI pada Siswa/Siswi SMA

Kamis, 20 Agu 2026 11:57 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian Polres Blitar Polda Jatim dalam upaya…

Bupati Sumenep: Syukuran HUT RI KE-81 Jadikan Wujud Syukur Atas kemerdekaan Berkat Perjuangan Para Pahlawan

Bupati Sumenep: Syukuran HUT RI KE-81 Jadikan Wujud Syukur Atas kemerdekaan Berkat Perjuangan Para Pahlawan

Kamis, 20 Agu 2026 11:56 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di…

Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram

Kamis, 20 Agu 2026 11:48 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Memasuki Agustus 2026, harga tomat di Magetan justru merosot tajam, bahkan di tingkat petani hanya tersisa sekitar Rp1.500 per…

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, sejumlah pedagang kuliner terpaksa mengurangi ukuran dagangan imbas harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa…

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Berkah Terik Matahari, Petani Tembakau di Lumajang Untung Rp 30 Juta per Ha

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Berkah teriknya matahari saat musim kemarau membuat proses pengeringan daun tembakau lebih cepat sekaligus meningkatkan kualitas…

Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu

Pedagang Ngeluh Langka, Beras Premium 5 Kg di Malang Tembus Rp 80 Ribu

Kamis, 20 Agu 2026 11:35 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, harga beras kualitas super (premium) di pasar tradisional Kota Malang telah menyentuh angka Rp 80 ribu per kemasan 5…