SURABAYAPAGI.COM, Lamongan -Nilai luhur Pancasila mulai luntur sejak reformasi bergulir. Pancasila tidak lagi dijadikan sebagai landasan utama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Ancaman untuk mengganti ideologi negara Pancasila sudah mulai nyata, karena itu Pemuda Pancasila meminta semua kader di bawah untuk kerja membumikan ideologi Pancasila secara masif.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lamongan Zainul Arifin saat memperingati hari jadi Pemuda Pancasila ke 63 tahun, dan juga Sumpah Pemuda ke 94 tahun beberapa waktu lalu.
Pria yang juga ketua DPC PPP Lamongan ini selain meminta para kader untuk membumikan nilai Pancasila, juga mendorong para kader Pemuda Pancasila untuk mulai berfikir realistis dengan masuk ke parlemen atau legislatif.
Karena menurutnya, saat ini parlemen hingga tingkat daerah sudah diindikasikan sudah dimasuki dan disusupi oleh faham-faham radikal, bahkan susah cukup masif gerakannya, dan ini jangan sampai terjadi terus menerus dan harus dibendung.
"Mari kita selamatkan ideologi Pancasila dari rong-rongan orang -orang yang ingin mengganti ideologi Pancasila di negeri ini, dengan bergabung ke Partai Politik dan mencalonkan sebagai anggota dewan," ajak Zainul panggilan akrab Sekretaris PP Lamongan, Minggu (30/10/2022).
Karena dengan masuk di parlemen, kebijakan dan misi dalam mempertahankan ideologi Pancasila akan dengan muda dilakukan, meski juga ada cara lain namun butuh kerja keras semua pihak. "Karena faham-faham radikal itu sekarang pengembangannya melalui sistem pemerintahan, dan lembaga-lembaga yang diakui oleh negara," ujarnya.
Ia bahkan menyebut lembaga sebesar MUI sekarang ini terindikasi dan sudah dimasuki dengan faham-faham radikal, dengan maksud terselubung untuk menguasainya. Selain itu, Zainul juga menyebut lembaga kementerian BUMN dan lainnya saat ini juga sudah mulai dimasuki oleh orang-orang ingin ideologi Pancasila ini redup bahkan dihilangkan. jir
Editor : Moch Ilham