Emosi Serempetan saat Parkir, Pemukul Mahasiswa dengan Tongkat Baseball Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Willem Frederick, pemukul mahasiwa dengan tongkat baseball usai ditangkap saat ditunjukkan ke beberapa media di Polrestabes Surabaya, Senin (14/11/2022). SP/Ariandi
Willem Frederick, pemukul mahasiwa dengan tongkat baseball usai ditangkap saat ditunjukkan ke beberapa media di Polrestabes Surabaya, Senin (14/11/2022). SP/Ariandi

i

Setelah Videonya Viral, Sempat Kabur ke Semarang

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setelah video viral seseorang memukul mahasiswa menggunakan tongkat baseball beredar. Aparat kepolisian langsung bergerak untuk menangkap terduga pelaku yang kabur setelah videonya viral. Tak kurang dari lima hari, akhirnya terduga pelaku bisa diamankan di pintu Tol Semarang.

Adalah Willem Frederick (37), pria Surabaya saat ditangkap hanya bisa menyesali perbuatannya. Bahkan, saat ditangkap aparat Satreskrim Polrestabes Surabaya, ekspresi Willem lebih banyak diam, tertunduk, dan menghindari sorotan kamera beberapa media.

Willem diburu polisi karena memukul seorang mahasiswa menggunakan tongkat baseball di parkiran minimarket jalan Dinoyo Surabaya. Bahkan video pemukulan sempat viral di media sosial.

Willem ditangkap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya dibantu Sat PJR Polda Jateng dan Unit Resmob Polrestabes Semarang di Gerbang Tol Semarang pada Minggu (13/11/2022) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Pelaku sebelumnya telah diburu berhari-hari oleh polisi semenjak videonya viral, dia kabur untuk menghindari kejaran polisi. Sialnya, aksi kaburnya gagal dan pelaku berhasil diamankan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana memastikan apa yang dilakukan Willem karena emosi. Emosi Willem terpicu pada saat parkir. Sebab, mobil yang dikendarainya hampir bersenggolan dengan mobil yang ditumpangi korban.

"Sehingga, WF dan korban turun, lalu terjadi cekcok. Karena emosi, WF membawa tongkat baseball, sempat mau masuk ke mobil, emosi mengayunkan tongkat ke pipi sebelah kiri pelaku," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Willem kini mengenakan rompi orange bertuliskan tahanan Satreskrim Polrestabes Surabaya. Saat dihadapkan ke kamera wartawan, pria bertubuh tinggi kurus itu berulangkali menundukkan kepala.

Saat ditanya Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana, tersangka hanya menjawab singkat menyesali perbuatannya. "Dia menyesali perbuatannya," ujar Mirzal.

"Mudah-mudahan tidak terjadi lagi penganiayaan dan premanisme di Surabaya. Kami tekankan, aparat tidak akan kalah dengan aksi premanisme," tegas Alumni Akpol 2004 tersebut.

Mirzal mengatakan, penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiyaan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Sementara dalam kasus ini, penyidik menyita barang bukti kemeja oranye, mobil Audey dengan nopol L 1605 AAC milik pelaku, pelat nopol palsu hingga tongkat baseball yang digunakan memukul korban.

Sebelumnya sebuah video yang menampilkan dua orang pria tengah cek-cok di pinggir jalanan Surabaya beredar di media sosial, Kamis (10/11/2022). Video yang diterima Surabaya Pagi berdurasi 35 detik itu, tersaji dua pria yang satu menggunakan kemeja putih dan yang satu kaos berwarna kuning.

Dalam video berdurasi 35 detik, seorang pria berbaju kuning tengah cekcok dengan laki-laki berkemeja motif kotak-kotak. Video itu disebut direkam di Jalan Mojopahit, Surabaya.

Di sela adu mulut, beberapa kali pria berbaju kuning itu sempat kesal dan berusaha memukul lelaki berkemeda kotak-kotak putih. Sesaat hendak meninggalkan lokasi, tiba-tiba pria berbaju kuning itu memukulkan tongkat baseball yang dibawanya ke arah kepala lelaki berkemeja kotak-kotak.

Sontak, teman lelaki berkemeja kotak-kotak itu berteriak. Lantas lelaki itu bertanya temannya. "Dapat gak videonya saat mukul tadi," ujarnya. ham/rmc

Berita Terbaru

Presiden Prabowo: Jangan Cari-cari Kesalahan Orang Lain

Presiden Prabowo: Jangan Cari-cari Kesalahan Orang Lain

Minggu, 08 Feb 2026 19:27 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh pihak di RI untuk bersatu menciptakan kedamaian. Prabowo menekankan seorang pemimpin tak…

Kampung Haji di Makkah Siap 1.000 Kamar 

Kampung Haji di Makkah Siap 1.000 Kamar 

Minggu, 08 Feb 2026 19:23 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Prabowo merincikan hunian di kampung haji mencapai 1.000 kamar. Jumlah itu, katanya, akan terus bertambah seiring pembagunan…

Terduga Otak Manipulasi Mesin Pemeriksaan Barang Impor di BC, Ditangkap

Terduga Otak Manipulasi Mesin Pemeriksaan Barang Impor di BC, Ditangkap

Minggu, 08 Feb 2026 19:20 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:20 WIB

KPK Temukan Barang Bukti Total Senilai Rp 40,5 Miliar di Kediaman Tersangka dan Kantor PT Blueray Cargo dan Lokasi lain     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jhon …

Aktris Ratapan Anak Tiri Geram, Menantunya Poliandri

Aktris Ratapan Anak Tiri Geram, Menantunya Poliandri

Minggu, 08 Feb 2026 19:15 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktris senior Firdha Razak, geram menantunya poliandri. Ia datang ke Polda Metro Jaya untuk mendampingi putranya, Rafi Ikhsan,…

Toleransi Praktis Umat Kristiani Hormati Bulan Puasa

Toleransi Praktis Umat Kristiani Hormati Bulan Puasa

Minggu, 08 Feb 2026 19:13 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saya orang Kristen menghormati Muslim yang berpuasa selama Ramadhan sebagai bentuk toleransi, solidaritas, dan kasih persaudaraan.…

Saatnya Diiklankan, Hakim Lakukan Transaksional Perkara, Manusia Bejat!

Saatnya Diiklankan, Hakim Lakukan Transaksional Perkara, Manusia Bejat!

Minggu, 08 Feb 2026 19:11 WIB

Minggu, 08 Feb 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Akhir pekan lalu, Ketua Mahkamah Agung Sunarto menegaskan tidak akan membela Ketua dan Wakil Ketua PN Depok yang terjerat OTT KPK…